BANGKO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin menggelar kegiatan gotong royong massal sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan setelah libur panjang Idulfitri, Jumat (27/03).
Aksi bersih-bersih ini difokuskan pada sejumlah titik strategis di pusat Kota Bangko yang menjadi lokasi penumpukan sampah usai aktivitas perayaan Lebaran.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh unsur pimpinan daerah, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, hingga Sekretaris Daerah (Sekda).
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, BUMN, serta instansi vertikal lainnya turut dilibatkan dalam upaya membersihkan kawasan kota.
Guna memaksimalkan proses pembersihan, Pemkab Merangin juga mengerahkan alat berat berupa beko loader dan membagi tim ke dalam tiga wilayah kerja utama.
Adapun titik pertama meliputi kawasan pertokoan Sungai Ulak. Titik kedua mencakup Pasar Bawah dan area Tugu Pedang. Sementara titik ketiga meliputi Taman Kota Bangko, Taman Bujang Upik, Pasar Baru, hingga Pasar Rakyat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, para peserta terlihat bersemangat membersihkan sampah plastik, limbah rumah tangga, serta merapikan rumput liar yang tumbuh di sepanjang jalan. Hasilnya, kondisi Kota Bangko kembali terlihat bersih, rapi, dan nyaman.
Sekretaris Daerah Merangin, Zulhifni, menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan “Jumat Bersih” tersebut. Ia menilai, kepedulian bersama menjadi faktor utama dalam menjaga keindahan kota.
“Kami mengapresiasi partisipasi dan semangat seluruh pihak, baik dari Forkopimda, OPD, maupun instansi lainnya. Setelah Lebaran, volume sampah memang meningkat, sehingga kami juga mengerahkan alat berat untuk mempercepat pembersihan dan normalisasi parit,” ujar Zulhifni.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Merangin ingin memastikan Kota Bangko kembali bersih dan nyaman bagi masyarakat yang mulai beraktivitas seperti biasa.
Ia menegaskan bahwa kegiatan gotong royong ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Kebersihan kota adalah cerminan dari tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.
