Sering Kerja Duduk? Ini Risiko Kesehatan yang Jarang Disadari

Menu Atas

Sering Kerja Duduk? Ini Risiko Kesehatan yang Jarang Disadari

Portal Andalas
Minggu, 22 Maret 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Aktivitas bekerja hampir tidak bisa dipisahkan dari kebiasaan duduk, baik saat berada di kantor maupun bekerja dari rumah secara hybrid. Namun, di balik kebiasaan tersebut, duduk terlalu lama ternyata menyimpan risiko kesehatan yang tidak bisa dianggap sepele. Salah satu dampak seriusnya adalah meningkatnya risiko penyakit jantung. Duduk hingga delapan jam sehari tanpa banyak bergerak bahkan disebut dapat membahayakan kesehatan dalam jangka panjang. Sejumlah studi yang dirangkum dari berbagai sumber menunjukkan adanya hubungan antara durasi duduk yang lama dengan meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular. 1. Duduk Terlalu Lama Berkaitan dengan Masalah Jantung Penelitian yang dipimpin oleh profesor Ilmu Kesehatan dari Universitas Simon Fraser, Scott Lear bersama Wei Li, mengkaji hubungan antara kebiasaan duduk dalam waktu lama dengan gangguan jantung. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa semakin lama seseorang duduk, semakin tinggi pula risiko terkena penyakit jantung serta kemungkinan kematian dini. 2. Studi Melibatkan Puluhan Ribu Responden dari Berbagai Negara Riset ini dilakukan di 21 negara dengan tingkat ekonomi rendah hingga menengah. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Cardiology tersebut melibatkan lebih dari 100.000 responden. Temuannya cukup mencolok. Orang yang duduk selama enam hingga delapan jam per hari memiliki risiko 12–13 persen lebih tinggi mengalami penyakit jantung dan kematian dini. Jika durasi duduk mencapai delapan jam atau lebih, risikonya meningkat hingga sekitar 20 persen. 3. Pentingnya Menyeimbangkan dengan Aktivitas Fisik Untuk menekan risiko tersebut, aktivitas fisik seperti olahraga menjadi hal yang sangat penting. Bergerak secara aktif dapat membantu menurunkan potensi gangguan kardiovaskular yang muncul akibat terlalu lama duduk. 4. Aktivitas Fisik Mampu Menurunkan Risiko Secara Signifikan Penelitian juga menemukan bahwa risiko kesehatan meningkat tajam pada mereka yang duduk lama tanpa diimbangi aktivitas fisik, bahkan bisa mencapai 50 persen. Sebaliknya, orang yang tetap aktif berolahraga meskipun memiliki kebiasaan duduk lama, menunjukkan risiko yang jauh lebih rendah, sekitar 17 persen. Scott Lear menyebutkan bahwa mengganti setengah jam waktu duduk dengan aktivitas fisik dapat menurunkan risiko hingga dua persen, terutama bagi mereka yang duduk lebih dari empat jam sehari. 5. Dampak Negatif Duduk Terlalu Lama Selain meningkatkan risiko penyakit jantung, duduk dalam waktu lama juga dapat memicu berbagai masalah kesehatan lainnya, seperti: Tekanan darah tinggi (hipertensi) Gangguan pada tulang belakang akibat tekanan di area punggung dan pinggang Masalah pada kaki Kenaikan berat badan yang berkaitan dengan gaya hidup kurang aktif Kesimpulan Duduk terlalu lama, terutama hingga delapan jam sehari, terbukti berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan berbagai gangguan kesehatan lainnya. Karena itu, penting untuk menyeimbangkan aktivitas duduk dengan gerakan fisik, seperti olahraga ringan atau sekadar berjalan, agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari risiko penyakit serius.

Baca Juga