Penelitian Baru Ungkap: Anjing Bisa Punya ‘Pikiran Konsep’!

Menu Atas

Penelitian Baru Ungkap: Anjing Bisa Punya ‘Pikiran Konsep’!

Portal Andalas
Selasa, 24 Maret 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Kecerdasan anjing kembali menjadi sorotan para ilmuwan. Selama ini, hewan ini dikenal mampu mengenali wajah, memahami beberapa kata, hingga “berkomunikasi” menggunakan papan tombol khusus. Kini, penelitian terbaru mengungkap kemampuan lain yang tak kalah menakjubkan: anjing dapat mengelompokkan mainan berdasarkan fungsinya, bukan sekadar bentuknya. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal *Current Biology*. Para peneliti membandingkan kemampuan tersebut dengan cara bayi manusia belajar memahami dunia. Misalnya, bayi bisa mengaitkan sendok dan piring karena keduanya digunakan untuk makan, atau jaket dan sepatu karena dipakai saat keluar rumah. Menariknya, anjing juga menunjukkan pola berpikir serupa. Mereka tidak hanya mengingat nama benda, tetapi juga memahami bagaimana benda itu digunakan. Anjing “Berbakat” yang Mengingat Nama Benda Dalam penelitian ini, ilmuwan meneliti kelompok anjing yang dikenal sebagai *Gifted Word Learners* (GWL), yaitu anjing dengan kemampuan luar biasa dalam mengingat nama berbagai objek. Claudia Fugazza, seorang etolog dari Eötvös Loránd University di Budapest, menjelaskan bahwa anjing GWL mampu mengaitkan satu kata dengan benda lain yang memiliki fungsi serupa. Ia mencontohkan, seperti manusia yang bisa menyebut palu dan batu dengan istilah yang sama karena keduanya digunakan untuk memukul. Walaupun bentuknya berbeda, fungsinya sama—dan anjing ternyata mampu memahami konsep tersebut. Eksperimen Sederhana, Hasil Mengejutkan Penelitian ini dilakukan di lingkungan rumah masing-masing anjing bersama pemiliknya. Pada tahap awal, pemilik memperkenalkan dua jenis permainan: tarik-menarik (*pull*) dan lempar tangkap (*fetch*). Kata-kata tersebut digunakan saat bermain, meskipun bentuk mainannya tidak selalu sama. Selanjutnya, anjing diuji menggunakan mainan baru tanpa menyebutkan kata-kata tersebut. Hasilnya cukup mengejutkan—anjing tetap mampu mengelompokkan mainan berdasarkan pengalaman bermain sebelumnya, bukan dari bentuk fisiknya. Pada tahap akhir, anjing diminta memilih mainan berdasarkan kata yang telah mereka pelajari, meskipun nama mainan tersebut belum pernah mereka dengar sebelumnya. Semua ini terjadi secara alami, tanpa pelatihan khusus, hanya melalui interaksi bermain selama sekitar satu minggu. Anjing Ternyata Punya “Gambaran Mental” Temuan ini menunjukkan bahwa anjing mampu membentuk representasi mental terhadap suatu objek berdasarkan pengalaman. Artinya, mereka tidak hanya mengingat nama benda, tetapi juga bisa “membayangkan” fungsi dan cara menggunakannya. Meski begitu, para peneliti menekankan bahwa studi lanjutan masih diperlukan untuk mengetahui apakah kemampuan ini juga dimiliki oleh anjing pada umumnya, bukan hanya kelompok GWL. Fugazza menambahkan bahwa anjing dapat mempelajari nama benda dengan cepat dan mengingatnya dalam jangka waktu lama, bahkan tanpa pengulangan intensif. Cara mereka memahami dan memperluas makna kata menunjukkan bahwa kemampuan kognitif anjing jauh lebih kompleks dari yang selama ini diperkirakan. Bagi para pemilik anjing, temuan ini menjadi pengingat pentingnya memberikan stimulasi mental melalui permainan dan interaksi. Selain mempererat hubungan, aktivitas tersebut juga membantu mengasah kecerdasan sahabat berbulu Anda.

Baca Juga