Tak Kunjung Sepi! Alahan Panjang Tetap Ramai Meski Lebaran Usai

Menu Atas

Tak Kunjung Sepi! Alahan Panjang Tetap Ramai Meski Lebaran Usai

Portal Andalas
Sabtu, 28 Maret 2026
Bagikan:

SOLOK – Destinasi wisata di kawasan Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, masih dipadati pengunjung meski telah memasuki hari ketujuh perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Objek wisata Danau Diatas yang berada di Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, tetap ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Hal ini diungkapkan oleh salah seorang petugas tiket, Anggun (20), pada Jumat (27/3).

Ia menyebutkan, tingginya kunjungan tidak hanya terjadi pada siang hari, tetapi juga malam hari, terutama karena adanya pasar malam yang digelar di kawasan vila Danau Diatas.

“Pada malam hari, banyak pengunjung yang menikmati suasana liburan dengan berbagai hiburan di pasar malam,” ujarnya.

Menurutnya, puncak lonjakan wisatawan terjadi pada hari ketiga hingga kelima Lebaran, dengan jumlah pengunjung diperkirakan mencapai puluhan ribu orang setiap harinya.

Beragam wahana permainan turut menjadi daya tarik, seperti kora-kora, wahana kuda untuk anak-anak, ayunan, hingga kereta mini. Semua permainan tersebut ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau.

Selain wahana hiburan, kawasan ini juga dipenuhi aneka kuliner yang menggugah selera dengan harga yang masih ramah di kantong pengunjung.

Saat ini, jumlah wisatawan mulai mengalami penurunan, namun arus kunjungan masih terus berlangsung. Diperkirakan hingga akhir pekan, kawasan tersebut tetap akan ramai.

Sementara itu, pengelola penginapan, Hasanah (32), mengungkapkan bahwa tingkat hunian masih tinggi. Bahkan, banyak wisatawan yang tidak kebagian tempat menginap akibat membludaknya pengunjung.

“Penginapan masih penuh. Banyak tamu yang tidak mendapatkan kamar karena tingginya jumlah wisatawan,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa jumlah kunjungan wisata tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu suasana sudah mulai sepi pada hari ketujuh Lebaran, tahun ini justru masih ramai.

“Banyak warga yang akhirnya membuka penginapan dadakan di rumah mereka karena tingginya permintaan dari wisatawan,” tambahnya.

Baca Juga