Fase ini menjadi penentu bagi setiap tim, karena pemenang semifinal akan melangkah ke putaran nasional Liga 4 musim ini.
Salah satu pertandingan yang dinanti adalah duel sesama tim Kota Padang, yakni Kompak Kampung Pisang FC kontra PSP Padang. Leg pertama akan digelar Minggu siang pukul 13.30 WIB, sedangkan leg kedua berlangsung Selasa sore pukul 15.30 WIB dengan PSP bertindak sebagai tuan rumah.
Secara kekuatan, PSP Padang dinilai lebih unggul. Mereka dikenal sebagai tim yang lebih mapan dengan dukungan finansial kuat serta persiapan yang lebih matang.
Ketua Umum Kompak Kampung Pisang FC, Rustam Effendi, mengakui keunggulan lawannya. Meski begitu, ia menegaskan timnya tetap optimistis dan tidak akan menyerah begitu saja.
“PSP memang lebih siap dari sisi persiapan dan finansial. Tapi dalam sepak bola, kami tetap punya peluang dan akan bermain lepas,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Sebagai tim yang berasal dari lingkungan kampung di Kota Padang, Kompak Kampung Pisang menghadapi semifinal dengan keterbatasan. Persiapan mereka setelah Ramadan dan Idulfitri pun sederhana, yakni mengikuti turnamen lokal PPS Sunua Raya Cup 2026 di Pariaman sebagai ajang pemanasan.
“Turnamen itu penting untuk mengembalikan ritme dan atmosfer pertandingan,” kata Rustam.
Meski demikian, Kompak Kampung Pisang telah membuktikan kualitasnya dengan menembus semifinal. Tim asuhan Adek Chandra ini finis di peringkat keempat fase awal dengan koleksi 17 poin dari sembilan laga, hasil lima kemenangan, dua seri, dan dua kekalahan. Namun, mereka masih menyimpan catatan kurang baik, termasuk kekalahan telak 1-6 dari PSP pada pertemuan sebelumnya.
Hasil tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Deri Erlangga dan rekan-rekannya menjelang semifinal. Namun Rustam menegaskan bahwa hasil di lapangan tidak selalu bisa diprediksi.
“Kami tahu peluang tidak besar, tapi bukan berarti tidak ada. Semua tergantung kekompakan dan mental pemain saat bertanding,” jelasnya.
Sebagai tim non-unggulan, Kompak Kampung Pisang justru memiliki keuntungan karena bisa tampil tanpa tekanan. Kondisi ini berpotensi menjadi senjata untuk menghadapi PSP yang lebih diunggulkan.
Di sisi lain, status favorit yang dimiliki PSP Padang juga membawa beban tersendiri. Mereka dituntut untuk lolos ke final dan menjadi wakil kuat Sumatera Barat di level nasional.
Peluang Menuju Putaran Nasional
Babak semifinal ini bukan hanya menentukan tim yang melaju ke final, tetapi juga membuka jalan menuju putaran nasional Liga 4 sebagai pintu promosi ke Liga 3 musim 2026/2027.
Selain duel Kompak Kampung Pisang melawan PSP Padang, laga semifinal lainnya mempertemukan PSLA Sicincin dengan PSPP Padang Panjang, yang juga akan berlangsung dengan format dua leg di waktu dan lokasi yang sama.
Rustam berharap, tim mana pun yang berhasil melaju ke final dapat mengharumkan nama Kota Padang di tingkat yang lebih tinggi.
“Karena sama-sama berasal dari Kota Padang, kami berharap ada yang bisa melangkah hingga ke level nasional,” tutupnya.
