JAMBI – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Jambi, Syahroni Ali, memberikan tanggapan terkait beredarnya video di media sosial yang diduga memperlihatkan seorang narapidana tengah menggunakan narkotika.
Saat dimintai keterangan, Syahroni menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memastikan apakah video tersebut benar berasal dari dalam Lapas Jambi. Hal ini karena rekaman yang beredar tidak menampilkan identitas maupun ciri khusus pelaku secara jelas.
“Dalam video itu tidak terlihat secara pasti siapa orangnya ataupun identitas lainnya,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Meskipun begitu, pihak lapas langsung melakukan langkah cepat dengan menelusuri kebenaran video tersebut. Pemeriksaan internal pun dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya keterlibatan warga binaan.
“Kami sudah melakukan pengecekan dan kroscek langsung untuk memastikan kebenarannya,” lanjutnya.
Syahroni menjelaskan bahwa proses pendalaman masih terus berlangsung. Dengan jumlah warga binaan sekitar 1.600 orang, proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh.
“Sampai saat ini belum diketahui siapa pelakunya, apalagi kondisi video juga cukup gelap,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, pihak lapas juga belum menemukan warga binaan yang memiliki kemiripan dengan sosok dalam video tersebut.
Meski demikian, pihaknya menegaskan akan bertindak tegas apabila terbukti ada pelanggaran yang terjadi di dalam lapas.
“Masih kami dalami. Jika nantinya terbukti pelaku merupakan warga binaan, tentu akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tegas Syahroni.
