Dalam sambutannya, Wagub Sani menyampaikan apresiasi kepada Ketua dan Pengurus Wilayah Muslimat NU Provinsi Jambi yang telah menggagas kegiatan tersebut. Ia menilai momentum Syawal yang penuh berkah menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi melalui kegiatan halal bihalal, mengingat keterbatasan waktu, jarak, dan kesempatan untuk saling berkunjung secara langsung.
Ia juga menegaskan pentingnya saling memaafkan di bulan Syawal. Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, pribadi, dan keluarga, ia mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri serta memohon maaf lahir dan batin, seraya berharap seluruh ibadah umat diterima oleh Allah SWT dan termasuk golongan yang mendapat ampunan.
Selain itu, Wagub Sani turut mengucapkan selamat Hari Lahir ke-80 Muslimat NU, dengan harapan organisasi tersebut semakin solid, terus menunjukkan perannya, serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa, khususnya di Provinsi Jambi.
Ia menambahkan, tantangan global ke depan semakin kompleks, sehingga peran perempuan, terutama Muslimat NU, menjadi sangat strategis, baik dalam lingkup keluarga maupun kehidupan sosial. Salah satu tugas penting saat ini adalah membentuk generasi penerus bangsa yang cerdas, tangguh, serta memiliki keimanan dan ketakwaan.
Menurutnya, keberadaan Muslimat NU telah lama diakui masyarakat karena kontribusinya dalam membawa perubahan positif tanpa melanggar norma yang berlaku.
Dalam sesi wawancara, Wagub Sani menjelaskan bahwa halal bihalal merupakan tradisi khas Indonesia yang bertujuan mempererat silaturahmi, saling memaafkan, dan menguatkan persaudaraan setelah Ramadan. Tradisi ini juga menjadi sarana untuk membersihkan hati, meredam ego, serta memperbaiki hubungan sosial agar kembali harmonis. Selain itu, halal bihalal memperkokoh komitmen kebersamaan dan kedamaian, menjaga persatuan, serta menjadi wadah berbagi dan saling mendukung demi meningkatkan solidaritas dan keharmonisan.
