Korban diketahui bernama Fatmawati (78). Ia pertama kali ditemukan oleh anaknya, Hardizal (52), saat datang untuk menjenguk sang ibu.
Kronologis Kejadian
Kapolres Kerinci melalui Kasi Humas menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula dari kecurigaan saksi yang mendapati pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Selain itu, tercium bau tidak sedap dari dalam rumah dan terlihat banyak lalat di sekitar pintu.
Merasa khawatir, saksi bersama tetangga korban, Sesmita Yeti (56), kemudian membuka pintu secara paksa menggunakan linggis. Setelah pintu terbuka, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di lantai, tepat di belakang pintu, dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada kepala dusun setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Hasil Olah TKP dan Pemeriksaan Medis
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Satreskrim Polres Kerinci bersama Unit Reskrim Polsek Sungai Penuh, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana.
Kondisi rumah juga dilaporkan tetap utuh tanpa kerusakan, tidak ada barang yang hilang, serta tidak ditemukan bercak darah yang mencurigakan.
Jenazah kemudian dibawa ke RSU Mayjen H.A. Thalib untuk dilakukan pemeriksaan visum luar. Dari hasil pemeriksaan oleh dr. Muhammad Fuad, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Diperkirakan korban telah meninggal sekitar dua hari sebelum ditemukan.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban selama ini tinggal seorang diri dan memiliki riwayat penyakit, seperti asam lambung, gangguan penglihatan, serta kondisi fisik yang menurun karena usia.
Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani oleh pihak ahli waris.
“Saat ini jenazah telah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kami juga berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Pondok Agung agar proses pemulasaraan berjalan lancar,” ujar Kasi Humas Polres Kerinci.
Polres Kerinci juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap anggota keluarga, terutama lansia yang tinggal sendiri, guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
