Diserahkan Wagub Vasko, Tokoh dan Lembaga Terima Penghargaan Medal of Honor “Bakti untuk Negeri"

Menu Atas

Diserahkan Wagub Vasko, Tokoh dan Lembaga Terima Penghargaan Medal of Honor “Bakti untuk Negeri"

Portal Andalas
Jumat, 03 April 2026
Bagikan:

Padang  – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyerahkan penghargaan Medal of Honor “Bakti untuk Negeri” kepada sejumlah tokoh dan institusi yang dinilai berperan besar dalam penanganan bencana serta kontribusi nyata bagi masyarakat Sumbar.
Penyerahan penghargaan ini berlangsung bersamaan dengan pelantikan Pengurus Jaringan Pemred Sumbar (JPS) periode 2025–2028 di Padang, Kamis (2/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Vasko menegaskan bahwa proses pemulihan pascabencana masih menjadi tantangan besar yang membutuhkan kerja sama semua pihak.
Ia menjelaskan, tahap yang paling sulit saat ini adalah memastikan masyarakat terdampak dapat kembali hidup layak, merasa aman, dan memperoleh penghasilan seperti sebelum bencana terjadi.
“Yang paling berat saat ini adalah bagaimana masyarakat terdampak bisa kembali hidup layak, tenang, dan memiliki penghasilan seperti sedia kala,” ungkapnya.
Penghargaan Medal of Honor “Bakti untuk Negeri” diberikan kepada tokoh dan lembaga yang dinilai konsisten menunjukkan kepedulian, mulai dari masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.
Untuk kategori individu, penghargaan diberikan kepada Dony Oskaria, Andre Rosiade, Zigo Rolanda, Sonny Affandi, Ummi Harneli, dan Rahmat Saleh. Sementara itu, kategori lembaga mencakup Hutama Karya, Nindya Karya, Bank Nagari, Polda Sumbar, Kodam I/Bukit Barisan, serta Semen Padang.
Ketua JPS Sumbar, Adrian Tuswandi, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi nyata para tokoh dan lembaga dalam membantu masyarakat, khususnya saat Sumbar menghadapi situasi sulit akibat bencana.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas kepedulian dan aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain itu, pelantikan pengurus baru JPS periode 2025–2028 diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara media, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pemulihan di Sumatera Barat.
Sumber : ANTARA Sumbar

Baca Juga