Warga Geram! Minim TPS, Sampah Dibuanɡ Sembarangan

Menu Atas

Warga Geram! Minim TPS, Sampah Dibuanɡ Sembarangan

Portal Andalas
Minggu, 29 Maret 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Permasalahan penumpukan sampah kembali dikeluhkan warga di Kabupaten Kerinci. Di sejumlah lokasi, tumpukan sampah terlihat belum juga diangkut oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Hasil pantauan di lapangan menunjukkan bahwa sampah menumpuk di beberapa titik, seperti di ruas jalan perbatasan Desa Koto Tebat dengan Sungai Abu di Kecamatan Air Hangat Timur, kemudian di wilayah perbatasan Desa Ujung Pasir dan Koto Petai di Kecamatan Tanah Cogok, hingga di sisi jalan kawasan objek wisata Danau Kerinci. Kondisi tersebut memicu keluhan dari masyarakat. Salah seorang warga, Didin, menilai penanganan sampah oleh pemerintah daerah masih belum berjalan optimal. “Armada pengangkut sampah memang sudah diserahkan ke kecamatan, tetapi kenyataannya sampah masih menumpuk di pinggir jalan. Ini menunjukkan program pengelolaan sampah belum efektif,” ungkapnya. Selain itu, masyarakat juga menyoroti terbatasnya fasilitas Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang disediakan. Menurut Didin, ketiadaan TPS resmi menjadi salah satu faktor yang mendorong warga membuang sampah secara sembarangan. “Seharusnya pemerintah menyediakan TPS yang legal di setiap desa atau kecamatan. Karena fasilitas itu tidak ada, akhirnya warga terpaksa membuang sampah di sembarang tempat,” tambahnya. Keluhan serupa juga disampaikan oleh Budi, warga Kecamatan Tanah Cogok. Ia menyebut kondisi penumpukan sampah di perbatasan Ujung Pasir dan Koto Petai semakin memprihatinkan. “Masalah ini terjadi karena belum tersedia sarana seperti tong atau bak sampah untuk masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci, Neneng, belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut.

Baca Juga