Portalandalas.com - Warga Desa Sungai Sayang, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, dibuat heboh dengan penemuan kerangka manusia tanpa identitas di kawasan pesisir pantai pada Rabu sore (25/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Peristiwa ini bermula ketika seorang warga sedang mencari kepiting di sekitar lokasi. Ia mencium bau menyengat yang tidak biasa, lalu menelusuri sumbernya hingga menemukan tulang-belulang manusia yang masih mengenakan pakaian lengkap.
Kapolres Tanjab Timur AKBP Ade Candra melalui Kasat Reskrim AKP Ahmad Soekani Daulay membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa petugas segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari Polsek Sadu.
“Awalnya saksi mencium bau bangkai saat mencari kepiting. Setelah dicari, ternyata berasal dari kerangka manusia yang berada sekitar dua kilometer dari permukiman warga,” jelas AKP Ahmad Soekani.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah ciri fisik, di antaranya korban mengenakan baju lengan panjang berwarna abu-abu dengan kombinasi ungu pada bagian lengan. Tinggi badan diperkirakan sekitar 154 cm. Namun, karena kondisi sudah menjadi kerangka, jenis kelamin dan wajah korban tidak lagi dapat dikenali secara kasat mata.
Hingga kini, polisi belum menerima laporan orang hilang dari warga sekitar Desa Sungai Sayang. Untuk mengungkap penyebab kematian, kerangka tersebut telah dibawa ke RS Bhayangkara Jambi guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Tim medis akan melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian, sekaligus melihat kemungkinan adanya tanda kekerasan atau unsur tindak pidana sebelum korban meninggal,” tambahnya.
Polres Tanjab Timur juga mengimbau masyarakat, baik dari dalam maupun luar wilayah Jambi, yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke pihak kepolisian.
Laporan dapat disampaikan melalui Call Center 110, nomor Polres Tanjab Timur di 0822-8215-9776 (Kasat Reskrim), atau unit identifikasi di 0813-6085-603.
Pihak kepolisian berharap partisipasi masyarakat dapat membantu mempercepat proses identifikasi kerangka yang sementara ini disebut sebagai “Mr. X”, sehingga identitasnya segera diketahui dan dapat diserahkan kepada keluarga.
sumber : https://jambicyber.id/2026/03/26/misteri-kerangka-berbaju-ungu-di-pesisir-tanjab-timur-siapa-dia

