Tragedi KM Putri Sakinah: Keluarga Pelatih Valencia Puji Kerja Luar Biasa Tim SAR

Menu Atas

Tragedi KM Putri Sakinah: Keluarga Pelatih Valencia Puji Kerja Luar Biasa Tim SAR

Portal Andalas
Selasa, 06 Januari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, menyampaikan bahwa pihak keluarga pelatih Valencia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setelah salah satu korban berhasil ditemukan. Fathur menegaskan, keluarga tidak menyampaikan permintaan khusus kepada tim SAR. Fokus utama mereka adalah menyampaikan penghargaan atas kerja keras dan dedikasi tim SAR gabungan Indonesia. “Tidak ada permintaan apa pun dari keluarga. Mereka hanya menyampaikan terima kasih atas upaya maksimal yang telah dilakukan tim SAR gabungan,” ujar Fathur. Ia menjelaskan, bagi pihak keluarga, keberhasilan menemukan korban menjadi harapan besar yang akhirnya terwujud. Fathur mengaku telah bertemu langsung dengan keluarga korban yang sebelumnya menganggap peluang menemukan korban pada hari kesepuluh sangat kecil. “Mereka menyampaikan bahwa hampir tidak mungkin korban bisa ditemukan pada hari kesepuluh. Karena itu, keluarga sangat mengapresiasi kerja tim SAR yang telah mengerahkan seluruh kemampuan untuk menemukan korban,” tuturnya. Fathur menambahkan, setelah ditemukannya salah satu korban, operasi pencarian akan terus dilanjutkan selama tiga hari ke depan. Upaya pencarian dilakukan melalui penyisiran permukaan laut, penyelaman, serta pemanfaatan sistem sonar. Sebagai informasi, kapal KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam di perairan Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat malam (26/12/2025). Dalam peristiwa tersebut, empat penumpang dinyatakan hilang, yakni pelatih Valencia bersama tiga anaknya. Salah satu korban, seorang anak perempuan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (29/12/2025). Selanjutnya, pada Minggu (4/1/2025), jenazah pelatih Valencia ditemukan mengapung di perairan Pulau Rinca. Dengan ditemukannya korban dewasa tersebut, jumlah korban yang masih dalam pencarian kini tersisa dua orang, yakni anak dari pelatih Valencia.

Baca Juga