Ferry Satria: Evaluasi Harus Menyentuh Sistem dan Pimpinan, Bukan Hanya Staf

Menu Atas

Ferry Satria: Evaluasi Harus Menyentuh Sistem dan Pimpinan, Bukan Hanya Staf

Portal Andalas
Rabu, 25 Februari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Menanggapi pernyataan Sekda terkait langkah rotasi pegawai di RSU MH Thalib sebagai solusi atas keluhan pelayanan masyarakat, Ferry Satria menyampaikan pandangan kritis sekaligus konstruktif terhadap kebijakan tersebut. Menurut Ferry, rotasi memang merupakan bagian dari mekanisme manajemen dalam birokrasi, namun langkah tersebut tidak boleh berhenti pada pemindahan individu semata tanpa menyentuh akar persoalan yang sebenarnya. “Jika yang bermasalah adalah pelayanan di level staf, tentu ada mekanisme sanksi dan pembinaan yang harus dijalankan. Namun jika keluhan ini berulang dan menjadi pola, maka persoalannya bukan lagi personal, melainkan sistem manajemen,” tegas Ferry. Ia menambahkan bahwa dalam struktur organisasi rumah sakit, tanggung jawab bersifat berjenjang. Staf bertanggung jawab pada atasan langsung, kepala bidang bertanggung jawab pada manajemen, dan direktur rumah sakit bertanggung jawab atas keseluruhan budaya pelayanan. “Kalau kesalahan terjadi di lapangan, evaluasi tidak boleh berhenti di bawah. Kabid yang membawahi wajib ikut dievaluasi. Jika persoalan sudah berat dan berulang, direktur rumah sakit juga harus bertanggung jawab secara manajerial.” Ferry menilai bahwa pelayanan kesehatan adalah sektor yang menyangkut kemanusiaan dan empati. Karena itu, penyelesaiannya harus menyentuh peningkatan etika pelayanan, penguatan pengawasan internal, pelatihan komunikasi tenaga medis, serta reformasi budaya kerja. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak membutuhkan klarifikasi administratif, tetapi perubahan nyata yang bisa dirasakan langsung. “Yang dibutuhkan publik adalah perbaikan sistem, bukan sekadar rotasi jabatan. Kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit daerah harus dijaga melalui evaluasi menyeluruh dan transparan.” Sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap pelayanan publik di daerah, Ferry berharap langkah pemerintah daerah tidak hanya bersifat reaktif, tetapi menjadi momentum pembenahan manajemen pelayanan secara komprehensif di RSU MH Thalib.(fey)

Baca Juga