Hobi Minum Kopi Saat Makan? Hati-Hati, Nutrisi Bisa Hilang Separuh

Menu Atas

Hobi Minum Kopi Saat Makan? Hati-Hati, Nutrisi Bisa Hilang Separuh

Portal Andalas
Selasa, 06 Januari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Mengonsumsi dua jenis makanan atau kebiasaan tertentu secara bersamaan dalam satu waktu makan ternyata tidak selalu baik bagi kesehatan. Meski tidak langsung menimbulkan dampak berbahaya, kombinasi tersebut dapat menurunkan kemampuan tubuh dalam menyerap zat gizi secara optimal. Hal ini terjadi karena beberapa kandungan nutrisi dari makanan atau kebiasaan tertentu dapat saling berinteraksi dan menghambat proses penyerapan di dalam tubuh. Mengutip NDTV, berikut sejumlah hal yang berpotensi mengganggu penyerapan nutrisi penting. 1. Minum kopi saat makan utama Bagi banyak orang, menyeruput kopi atau teh hangat saat sarapan atau makan siang sudah menjadi kebiasaan. Namun, riset menunjukkan bahwa minuman ini mengandung polifenol dan tanin yang dapat mengikat mineral seperti zat besi, sehingga penyerapannya di usus menjadi berkurang. Sebuah studi klinis bahkan menemukan bahwa konsumsi kopi bersamaan dengan makan dapat menurunkan penyerapan zat besi secara signifikan, hampir setengah dibandingkan saat makan tanpa kopi. 2. Konsumsi antasida Antasida atau obat penekan asam lambung sering digunakan untuk meredakan gangguan pencernaan. Padahal, asam lambung memiliki peran penting bukan hanya dalam mencerna makanan, tetapi juga membantu melepaskan nutrisi, khususnya vitamin B12, agar dapat diserap tubuh. Jika kadar asam lambung terlalu rendah, jumlah vitamin B12 yang dapat dilepaskan dan diserap pun ikut menurun. 3. Terlalu banyak minum saat makan Mengonsumsi air dalam jumlah berlebihan ketika makan dapat mengencerkan cairan lambung, sehingga proses pemecahan makanan menjadi lebih lambat. Walaupun menjaga kecukupan cairan tubuh sangat penting, minum terlalu banyak saat makan justru bisa menghambat kerja pencernaan dan berdampak pada berkurangnya penyerapan nutrisi. 4. Pola makan rendah lemak dengan vitamin larut lemak Vitamin A, D, E, dan K termasuk vitamin yang larut dalam lemak, sehingga memerlukan asupan lemak agar bisa diserap secara optimal. Pola makan yang terlalu rendah lemak dapat menghambat penyerapan vitamin-vitamin tersebut. Sebagai contoh, vitamin D berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. 5. Kebiasaan merokok Dampak merokok tidak hanya terbatas pada kesehatan paru-paru. Kebiasaan ini juga dapat merusak lapisan usus dan mengganggu proses penyerapan nutrisi. Perokok kerap memiliki kadar antioksidan yang lebih rendah, seperti vitamin A dan C, akibat meningkatnya stres oksidatif serta menurunnya kemampuan tubuh menyerap nutrisi. 6. Mengunyah makanan kurang maksimal Meski terlihat sepele, mengunyah makanan dengan baik dapat meningkatkan luas permukaan makanan, sehingga enzim pencernaan bekerja lebih efektif dalam memecahnya. Kebiasaan mengunyah yang kurang optimal membuat partikel makanan tetap berukuran besar dan sulit dicerna, sehingga pelepasan serta penyerapan nutrisi menjadi tidak maksimal.

Baca Juga