Heboh Laporan Pandji, Pemuda Muhammadiyah Pastikan Bukan Bagian dari Pelapor

Menu Atas

Heboh Laporan Pandji, Pemuda Muhammadiyah Pastikan Bukan Bagian dari Pelapor

Portal Andalas
Sabtu, 10 Januari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menanggapi adanya laporan hukum terhadap komika Pandji Pragiwaksono yang dilayangkan oleh kelompok bernama Aliansi Muda Muhammadiyah. Dzulfikar menegaskan bahwa secara struktural dan kelembagaan, Pemuda Muhammadiyah tidak terlibat dalam pelaporan tersebut dan tidak menjadi bagian dari pihak pelapor. Ia menjelaskan, individu yang memiliki latar belakang sebagai alumni Muhammadiyah memang bisa saja membentuk kelompok atau berkumpul, namun hal itu tidak dapat dianggap mewakili organisasi otonom resmi di bawah naungan Muhammadiyah. “Kalau membawa nama alumni Muhammadiyah, itu bisa saja siapa pun. Tapi kalau organisasi otonom, jelas bukan. Kami tidak mengetahui dan tidak terlibat dalam pelaporan itu,” ujar Dzulfikar saat dikonfirmasi iNews, Jumat (9/1/2026). Ia menambahkan, terdapat perbedaan yang jelas antara organisasi resmi seperti Pemuda Muhammadiyah dengan kelompok atau aliansi yang tidak memiliki struktur kelembagaan dalam Muhammadiyah. Menurutnya, penggunaan nama Aliansi Muda Muhammadiyah tidak merujuk pada entitas resmi dalam struktur persyarikatan. Dzulfikar juga menyampaikan bahwa pihaknya tidak mempersoalkan langkah hukum yang diambil kelompok tersebut terhadap Pandji Pragiwaksono, selama tidak mengatasnamakan organisasi resmi Muhammadiyah. “Kalau sampai membawa nama Pemuda Muhammadiyah, tentu kami keberatan. Selama tidak mengatasnamakan organisasi resmi Muhammadiyah, silakan saja,” ucapnya. Terkait materi konten Pandji Pragiwaksono yang menjadi pemicu polemik, Dzulfikar menyebut hingga kini Pemuda Muhammadiyah belum menetapkan sikap resmi. Ia juga menyatakan belum ada dorongan atau aspirasi dari kader di tingkat bawah yang meminta organisasi untuk mengambil langkah atau sikap tertentu terhadap isu tersebut. “Sejauh ini juga belum ada desakan dari kader di tingkat akar rumput untuk bersikap,” pungkasnya.

Baca Juga