Pembuluh Darah Bisa Tersumbat Diam-Diam, Minuman Ini Disebut Bisa Membantu Membersihkannya

Menu Atas

Pembuluh Darah Bisa Tersumbat Diam-Diam, Minuman Ini Disebut Bisa Membantu Membersihkannya

Portal Andalas
Rabu, 31 Desember 2025
Bagikan:

Portalandalas.com - Penumpukan plak pada dinding arteri, yang dikenal sebagai aterosklerosis, kerap disebut sebagai “pembunuh diam-diam” karena menjadi pemicu berbagai penyakit jantung serius, seperti serangan jantung dan stroke. Plak tersebut terbentuk dari kombinasi kolesterol, lemak, serta zat lain yang mengeras seiring waktu, sehingga membuat pembuluh darah menyempit dan aliran darah menjadi terhambat. Meski upaya pencegahan utama tetap bergantung pada pola hidup sehat—mulai dari menerapkan pola makan seimbang, rutin berolahraga, hingga menghindari rokok—sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minuman tertentu dapat membantu memberikan perlindungan tambahan agar arteri tetap bersih dan lentur. Berikut beberapa minuman harian yang dipercaya dapat membantu mencegah terbentuknya plak di pembuluh darah: 1. Teh hijau Teh hijau mengandung katekin, yaitu antioksidan kuat yang berperan dalam menghambat penyerapan kolesterol jahat (LDL) di usus. Konsumsi teh hijau secara rutin juga dapat membantu menekan peradangan serta melindungi dinding arteri dari kerusakan. Studi yang dimuat oleh National Institute of Health menyebutkan bahwa minum dua hingga tiga cangkir teh hijau segar setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit arteri koroner. 2. Jus delima Jus delima murni tanpa tambahan gula dikenal sebagai salah satu minuman terbaik untuk kesehatan jantung. Kandungan antioksidan yang sangat tinggi di dalamnya mampu melindungi lapisan arteri dari efek radikal bebas, bahkan berpotensi membantu mengurangi plak yang sudah terbentuk. 3. Susu kunyit (golden milk) Minuman hangat ini mengandalkan kurkumin sebagai senyawa aktif utama dari kunyit. Kurkumin memiliki sifat antiinflamasi yang kuat. Mengingat aterosklerosis erat kaitannya dengan proses peradangan, menekan inflamasi dalam tubuh menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan arteri. 4. Jus bit Bit mengandung nitrat alami yang akan diubah tubuh menjadi oksida nitrat. Zat ini berfungsi sebagai vasodilator, yaitu membantu merilekskan dan melebarkan pembuluh darah. Penelitian dari National Institute of Health menunjukkan bahwa konsumsi jus bit secara rutin dapat meningkatkan aliran darah serta mengurangi kekakuan arteri. Selain itu, jus bit juga mendukung kerja hati dalam memetabolisme kolesterol. Mengonsumsi segelas jus bit di pagi hari atau sebelum berolahraga dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah sekaligus meningkatkan energi. 5. Ramuan jahe dan lemon Perpaduan jahe dan lemon dikenal bermanfaat bagi kesehatan jantung. Jahe mengandung senyawa yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat serta menghambat pembentukan plak di arteri. Sementara itu, lemon kaya akan vitamin C dan antioksidan yang berfungsi melindungi pembuluh darah dari kerusakan. Minuman ini juga membantu tubuh terasa lebih segar dan mendukung proses detoksifikasi alami. 6. Teh hibiscus (rosella) Teh rosella dapat menjadi pilihan alami untuk membantu mencegah penyumbatan pembuluh darah. Kandungan antioksidan dan senyawa aktif di dalamnya berperan dalam menurunkan tekanan darah serta menjaga elastisitas arteri. Rasa asamnya yang menyegarkan juga dikaitkan dengan kemampuan menurunkan kadar kolesterol jahat, sehingga aliran darah tetap lancar dan kesehatan jantung lebih terjaga. Manfaat dari berbagai minuman tersebut akan lebih optimal jika disertai dengan kebiasaan sehat, seperti: Membatasi konsumsi makanan olahan, lemak jenuh, dan gula berlebih Memperbanyak asupan buah, sayur, serta biji-bijian utuh Berolahraga secara teratur Menghentikan kebiasaan merokok Perlu diingat, minuman-minuman ini bukanlah solusi instan atau pengganti pengobatan medis. Perannya adalah sebagai pendukung pola makan sehat untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Jika Anda memiliki keluhan atau kekhawatiran terkait kesehatan jantung, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga