Portalandalas.com - Orang dengan gangguan ginjal perlu memahami dengan baik jenis makanan yang dianjurkan maupun yang sebaiknya dibatasi. Pengaturan pola makan menjadi kunci agar fungsi ginjal tetap terjaga dan risiko perburukan penyakit bisa ditekan.
Tujuan utama pemilihan makanan ini adalah membantu kerja ginjal sekaligus mengontrol zat-zat tertentu yang dapat membebani organ tersebut. Dengan kata lain, penderita perlu memperhatikan asupan nutrisi seperti natrium, kalium, fosfor, hingga protein agar tidak berlebihan.
Lalu, makanan apa saja yang direkomendasikan?
---
## Makanan yang Dianjurkan untuk Penderita Gangguan Ginjal
Mengutip informasi dari Healthline, penderita penyakit ginjal disarankan memilih makanan rendah natrium, kalium, fosfor, serta kalsium. Berikut beberapa pilihan yang relatif lebih aman:
### 1. Blueberry
Blueberry termasuk buah yang kaya nutrisi dan antioksidan, khususnya antosianin. Senyawa ini diketahui membantu melindungi tubuh dari risiko penyakit jantung dan diabetes.
Selain itu, blueberry rendah natrium, fosfor, dan kalium.
Dalam 1 cangkir (148 gram) blueberry segar terkandung kira-kira:
* Natrium: 1,5 mg
* Kalium: 114 mg
* Fosfor: 18 mg
* Protein: 1 gram
---
### 2. Anggur Merah
Anggur merah juga rendah natrium, kalium, fosfor, dan protein. Buah ini mengandung flavonoid, antioksidan yang membantu meredakan peradangan serta melindungi jantung dan metabolisme tubuh.
Dalam 75 gram anggur merah terdapat sekitar:
* Natrium: 1,5 mg
* Kalium: 144 mg
* Fosfor: 15 mg
* Protein: 0,5 gram
---
### 3. Cranberry
Cranberry rendah kalium, fosfor, dan natrium sehingga cocok untuk diet ginjal. Buah ini mengandung proanthocyanidins tipe A, antioksidan yang dapat membantu mencegah infeksi saluran kemih (ISK).
Karena ISK berisiko berkembang menjadi infeksi ginjal, konsumsi cranberry bisa menjadi langkah pencegahan.
Dalam 100 gram cranberry segar terkandung:
* Natrium: 2 mg
* Kalium: 80 mg
* Fosfor: 11 mg
* Protein: 0,5 gram
---
### 4. Nanas
Nanas dapat menjadi pilihan buah manis yang lebih aman dibanding jeruk atau pisang karena kandungan kalium dan fosfornya lebih rendah.
Buah ini kaya serat, vitamin C, serta bromelain yang bersifat antiinflamasi.
Dalam 165 gram potongan nanas terdapat:
* Natrium: 2 mg
* Kalium: 180 mg
* Fosfor: 13 mg
* Protein: 1 gram
---
### 5. Putih Telur
Putih telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang relatif rendah fosfor dibandingkan kuning telur.
Dua putih telur besar (66 gram) mengandung:
* Natrium: 110 mg
* Kalium: 108 mg
* Fosfor: 10 mg
* Protein: 7 gram
---
### 6. Dada Ayam Tanpa Kulit
Ayam tanpa kulit lebih rendah lemak sehingga lebih ramah bagi ginjal dibanding ayam berkulit.
Sekitar 85 gram dada ayam matang tanpa kulit mengandung:
* Natrium: 64 mg
* Kalium: 220 mg
* Fosfor: 196 mg
* Protein: 27 gram
---
### 7. Lobak
Lobak termasuk sayuran rendah kalium dan fosfor. Sayuran ini juga mengandung vitamin C dan folat. Rasanya yang khas dapat memperkaya cita rasa masakan rendah garam.
Dalam 58 gram lobak iris terdapat:
* Natrium: 23 mg
* Kalium: 135 mg
* Fosfor: 12 mg
* Protein: 0,4 gram
---
### 8. Kubis
Kubis kaya nutrisi tetapi rendah natrium, kalium, fosfor, dan protein. Sayuran ini juga bermanfaat untuk membantu mengontrol gula darah serta melindungi ginjal dan hati dari kerusakan oksidatif.
Dalam 70 gram kubis savoy parut terkandung:
* Natrium: 6 mg
* Kalium: 119 mg
* Fosfor: 18 mg
* Protein: 0,9 gram
---
### 9. Kembang Kol
Kembang kol mengandung vitamin K, folat, serat, serta antioksidan yang membantu mengurangi peradangan.
Dalam 62 gram kembang kol rebus tanpa garam terdapat:
* Natrium: 9,3 mg
* Kalium: 88 mg
* Fosfor: 20 mg
* Protein: 1 gram
---
### 10. Bawang Bombay
Bawang bombay bebas natrium dan dapat menjadi pengganti garam sebagai penambah rasa alami.
Satu bawang bombay kecil (70 gram) mengandung:
* Natrium: 3 mg
* Kalium: 102 mg
* Fosfor: 20 mg
* Protein: 0,8 gram
---
### 11. Bawang Putih
Bawang putih mengandung mangan, vitamin B6, serta senyawa sulfur yang memiliki efek antiinflamasi.
Tiga siung bawang putih (9 gram) mengandung:
* Natrium: 1,5 mg
* Kalium: 36 mg
* Fosfor: 14 mg
* Protein: 0,5 gram
---
## Makanan yang Perlu Dibatasi atau Dihindari
Menurut laporan dari Health, berikut beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari penderita gangguan ginjal:
### 1. Makanan Tinggi Natrium
* Garam berlebih
* Camilan asin seperti keripik dan pretzel
* Makanan olahan dan kalengan
* Daging olahan (sosis, ham, bacon, hot dog)
* Makanan cepat saji
---
### 2. Makanan Tinggi Protein (Berlebihan)
Baik protein hewani (daging, ayam, ikan, telur, susu) maupun nabati (kacang-kacangan, biji-bijian) perlu dikontrol jumlahnya karena bisa membebani ginjal.
---
### 3. Makanan dan Minuman Tinggi Fosfor
* Produk susu (susu, keju, yogurt)
* Jeroan dan makanan laut tertentu
* Sarden, telur ikan
* Minuman bersoda gelap
* Makanan dengan tambahan fosfat
---
### 4. Makanan Tinggi Kalium
* Buah: pisang, jeruk, kiwi, melon, buah kering
* Sayuran: kentang, tomat, alpukat, bit
* Produk susu
* Biji-bijian utuh seperti bekatul dan gandum utuh
---
Secara keseluruhan, pengaturan pola makan bagi penderita gangguan ginjal harus dilakukan dengan cermat. Mengurangi asupan natrium, kalium, fosfor, serta mengontrol protein dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit.
Namun, setiap kondisi pasien berbeda. Karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi agar pola makan yang dijalani benar-benar sesuai dengan kebutuhan medis masing-masing.

