Portalandalas.com - Islam sebagai agama yang sempurna mengatur berbagai sisi kehidupan manusia, termasuk perkara yang tampak sederhana seperti gaya atau potongan rambut. Dalam ajaran Islam, terdapat beberapa jenis potongan rambut yang tidak dianjurkan bahkan sebaiknya dihindari oleh laki-laki muslim. Anjuran ini tidak muncul tanpa dasar, melainkan dijelaskan dalam sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW.
Larangan terhadap beberapa model rambut tersebut bertujuan agar seorang muslim tidak meniru kebiasaan yang tidak sesuai dengan syariat, termasuk menyerupai tradisi orang-orang nonmuslim pada masa lalu. Lantas, model rambut apa saja yang sebaiknya tidak digunakan oleh laki-laki dalam Islam? Berikut penjelasannya.
1. Potongan rambut qaza
Salah satu gaya rambut yang tidak dianjurkan dalam Islam adalah potongan rambut qaza. Qaza merupakan model mencukur rambut di sebagian bagian kepala hingga habis, sementara bagian lainnya dibiarkan panjang.
Dalam kitab Fiqih Islam Wa Adillatuhu, qaza dijelaskan sebagai tindakan mencukur rambut anak di beberapa bagian tertentu secara acak, sementara bagian lainnya tetap dibiarkan. Hal ini membuat potongan rambut terlihat tidak rata dan tidak teratur. Sementara itu, Imam Nawawi menjelaskan bahwa qaza adalah mencukur sebagian rambut secara keseluruhan dan membiarkan bagian lainnya.
Sebagian ulama berpendapat bahwa hukum potongan rambut qaza adalah makruh, yakni sebaiknya ditinggalkan. Larangan ini didasarkan pada hadis dari Ibnu Umar r.a. yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW melarang praktik qaza. Hadis tersebut diriwayatkan dalam Shahih Bukhari nomor 5921 dan Shahih Muslim nomor 2120.
Dalam buku Buku Pintar 50 Adab Islam sesuai Al-Qur'an dan Sunnah karya Arfiani disebutkan bahwa potongan rambut qaza dianjurkan untuk dihindari karena dinilai membuat penampilan kurang baik. Selain itu, model rambut seperti ini pada masa lampau juga dikenal sebagai kebiasaan yang dilakukan oleh sebagian umat Nasrani dan Yahudi.
Para ulama juga menjelaskan bahwa qaza dapat muncul dalam beberapa bentuk, di antaranya:
Mencukur habis rambut di beberapa bagian secara acak, misalnya gundul di sisi kanan, kiri, ubun-ubun, atau bagian tengkuk.
Mencukur habis bagian tengah kepala sementara dua sisi lainnya dibiarkan.
Mencukur habis bagian samping kepala dan menyisakan rambut di bagian tengah.
Mencukur bagian ubun-ubun hingga gundul sementara bagian lainnya tetap dibiarkan.
2. Rambut panjang yang tidak dirawat
Selain qaza, rambut panjang yang tidak dirawat dengan baik juga termasuk hal yang tidak dianjurkan dalam Islam. Sebenarnya, laki-laki memiliki rambut panjang tidaklah dilarang dalam ajaran Islam. Bahkan terdapat hadis yang menyebutkan bahwa rambut Rasulullah SAW pernah mencapai panjang hingga menyentuh bahu.
Dalam riwayat dari Bara' bin Azib disebutkan bahwa ia tidak pernah melihat rambut yang melewati telinga seseorang lebih indah daripada rambut Rasulullah SAW. Dalam hadis lain disebutkan bahwa rambut beliau pernah mencapai kedua bahunya.
Meski demikian, rambut panjang tetap harus dirawat dengan baik. Islam menganjurkan agar seseorang memuliakan rambutnya dengan cara menjaga kebersihan dan kerapian.
Dalam hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa pun yang memelihara rambutnya hendaknya memuliakannya. Maksud dari memuliakan rambut adalah dengan merawatnya, seperti menyisir, meminyaki, serta menjaga agar tetap rapi dan bersih.
Karena itu, bagi laki-laki yang memilih memanjangkan rambut, dianjurkan untuk merawatnya dengan baik agar tetap terlihat rapi dan tidak terkesan berantakan.
3. Rambut yang menyerupai lawan jenis
Islam juga melarang laki-laki maupun perempuan untuk meniru penampilan lawan jenis. Larangan ini mencakup berbagai hal, termasuk gaya rambut.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas disebutkan bahwa Rasulullah SAW melaknat laki-laki yang menyerupai perempuan dan perempuan yang menyerupai laki-laki. Hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Abu Dawud, dan Tirmidzi.
Oleh karena itu, laki-laki dianjurkan memilih potongan rambut yang wajar dan sesuai dengan identitasnya sebagai pria. Selain memilih model rambut yang tepat, menjaga kebersihan dan kerapian rambut juga menjadi hal penting, seperti dengan rutin mencuci, menyisir, dan merapikannya.
Itulah beberapa jenis potongan rambut yang sebaiknya dihindari dalam Islam. Dengan memahami anjuran ini, diharapkan umat muslim dapat menjaga penampilan tetap sesuai dengan ajaran agama sekaligus menghindari hal-hal yang tidak dianjurkan dalam syariat. Semoga penjelasan ini bermanfaat.

