Portalandalas.com - Muaro Jambi – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi langsung bergerak cepat mengawali realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjadi perangkat daerah yang paling intens menjalankan program, dengan meluncurkan puluhan paket perencanaan infrastruktur jalan dan jembatan.
Mengacu pada data Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang dipublikasikan sejak Februari 2026, Dinas PUPR memprioritaskan penyusunan perencanaan untuk rehabilitasi, rekonstruksi, hingga pembangunan jembatan serta box culvert di sejumlah kecamatan. Sebagian besar paket dikerjakan melalui metode Pengadaan Langsung dengan skema kontrak lumsum.
**Perencanaan di Kecamatan Jaluko dan Sekernan**
Sejumlah ruas strategis di Jambi Luar Kota (Jaluko) dan Sekernan masuk daftar prioritas, mulai dari pembangunan Jembatan Besi di Desa Kebon IX Dusun Air Hitam (pagu Rp60 juta), rehabilitasi jalan Simpang Desa Sarang Elang–batas Kabupaten Batanghari (Rp50 juta), hingga pembangunan dan rekonstruksi beberapa ruas penghubung desa dengan pagu antara Rp40–60 juta. Termasuk pula pembangunan box culvert di Desa Muhajirin serta perbaikan jalan di wilayah Bukit Baling dan Gerunggung.
**Wilayah Sungai Bahar dan Bahar Selatan**
Di kawasan sentra perkebunan sawit ini, perencanaan difokuskan pada rehabilitasi dan rekonstruksi sejumlah ruas jalan antarunit desa, seperti Bakti Mulya–Panca Bakti, Suka Makmur–Tugu KB, serta pembangunan jalan Trijaya–Tanjung Sari dengan pagu tertinggi mencapai Rp70 juta.
**Kumpeh, Kumpeh Ulu, dan Taman Rajo**
Program serupa juga menyasar wilayah ini, antara lain rehabilitasi jalan Tangkit Baru–Sungai Terap, pembangunan jalan Sogo–Rantau Panjang, serta pembangunan beberapa box culvert di Sungai Aur dan Tanjung Katung. Nilai pagu berkisar Rp20–40 juta per paket.
**Sungai Gelam, Mestong, dan Maro Sebo**
Di tiga kecamatan ini, paket perencanaan meliputi pembangunan box culvert di Talang Belido, rekonstruksi jalan Mekarjaya–Kemenyan, hingga perbaikan ruas Pete–Pelempang–Nyogan dan Pasar Jambi Kecil–Bakung, dengan pagu antara Rp40–60 juta.
Selain PUPR, dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain juga tercatat menjalankan belanja proyek. Dinas Komunikasi dan Informatika tengah memproses pengadaan jasa Cloud VPS Server Aplikasi AISIKO senilai Rp200 juta dan saat ini memasuki tahap evaluasi penawaran (per 21 Februari 2026).
Sementara itu, Dinas Perikanan telah menuntaskan lebih awal paket pengadaan pakan ikan untuk BBI Tempino dengan nilai Rp70.010.356 pada Januari 2026.
Gencarnya penyusunan perencanaan infrastruktur sejak awal tahun ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi percepatan pembangunan fisik di Kabupaten Muaro Jambi sepanjang 2026.

