Portalandalas.com - Menyusuri hamparan jalan di Tol Trans-Jawa saat musim mudik Lebaran memang terasa praktis dan menghemat waktu. Namun di balik kenyamanan itu, kelelahan menjadi ancaman serius yang tak boleh dianggap sepele.
Karena itu, berhenti sejenak di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area menjadi langkah penting demi menjaga keselamatan selama perjalanan.
Saat singgah, mungkin Anda pernah melihat papan penunjuk rest area dengan tambahan huruf “A” atau “B” setelah angka kilometernya. Sekilas terlihat biasa saja, tetapi satu huruf tersebut ternyata berperan penting dalam sistem navigasi, terutama agar tidak terjadi kesalahan lokasi ketika membuat janji bertemu atau saat harus melaporkan situasi darurat.
**Lalu, apa arti kode A dan B tersebut?**
Menurut penjelasan dari Jasa Marga, huruf tersebut menandakan arah perjalanan atau orientasi jalur kendaraan di jalan tol. Di kalangan internal petugas, kode ini kerap diingat dengan sebutan “Ambon” dan “Bandung” untuk memudahkan identifikasi.
Berikut penjelasan sederhananya:
**Kode A (Ambon)**
Kode ini menandakan jalur yang mengarah menjauhi Jakarta. Jadi, jika Anda mudik dari Ibu Kota menuju Jawa Tengah atau Jawa Timur, berarti Anda sedang melintas di Jalur A.
Contohnya adalah Rest Area KM 57A di Tol Jakarta-Cikampek.
**Kode B (Bandung)**
Sebaliknya, huruf B menunjukkan jalur yang mengarah kembali ke Jakarta. Kode ini biasanya ditemui saat arus balik, ketika pemudik kembali dari kampung halaman menuju Ibu Kota.
Contohnya adalah Rest Area KM 52B di Tol Jakarta-Cikampek.
**Mengapa informasi ini penting bagi pemudik?**
Di sepanjang Tol Trans-Jawa, banyak rest area dibangun dengan konsep mirroring, yakni berada di posisi yang saling berhadapan di sisi kanan dan kiri jalan tol. Jika tidak memahami perbedaan kode huruf tersebut, pemudik bisa keliru menyebutkan lokasi mereka.
Mengetahui apakah berada di jalur A atau B sangat membantu, terutama ketika membutuhkan bantuan seperti layanan derek atau pertolongan medis. Selain itu, jika Anda berjanji bertemu teman di titik kilometer tertentu, memastikan kode hurufnya sama akan menghindarkan Anda dari situasi menunggu di sisi jalan yang berbeda—tanpa akses untuk menyeberang.

