15 Stan Dibuka, Zcorner Jadi Harapan Baru Tekan Kemiskinan

Menu Atas

15 Stan Dibuka, Zcorner Jadi Harapan Baru Tekan Kemiskinan

Portal Andalas
Selasa, 03 Maret 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Pemerintah Kota Jambi terus mengintensifkan langkah penanggulangan kemiskinan dengan memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah meluncurkan Program Zcorner di Taman Bajuran Budayo. Peresmian yang berlangsung pada Senin (2/3/2026) itu dihadiri langsung oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Noor Achmad, bersama Al Haris, Maulana, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, serta jajaran OPD dari Pemerintah Provinsi dan Kota Jambi. Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan apresiasi atas dukungan Baznas RI dan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menghadirkan Zcorner di ruang publik yang dinilai strategis. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kolaborasi tersebut, seraya menegaskan bahwa Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi harus terus dibenahi, tidak hanya dari aspek pariwisata tetapi juga dari sisi penguatan ekonomi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa Taman Bajuran Budayo, yang dahulu dikenal sebagai taman remaja, kini berkembang menjadi salah satu ruang publik favorit warga. Dengan hadirnya Zcorner, kawasan tersebut dinilai semakin hidup sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas usahanya. Pemerintah Kota Jambi juga telah mengusulkan penambahan titik Zcorner di beberapa lokasi lain, seperti Kampung Batik, kawasan Terminal Rawasari, serta Gentala Arasy. Meski demikian, proses pendataan calon penerima manfaat akan dilakukan secara selektif agar bantuan benar-benar tepat sasaran. “Kami akan melakukan pendataan terlebih dahulu terhadap pedagang yang memang layak menerima bantuan ini,” tegas Maulana. Sementara itu, Ketua Baznas RI, Prof. Noor Achmad, menegaskan bahwa kehadirannya dalam peresmian tersebut bertujuan memastikan program berjalan efektif dan sesuai dengan target yang ditetapkan. Ia menyebutkan, saat ini terdapat 15 stan Zcorner yang telah beroperasi. Dari hasil peninjauannya secara langsung, para pelaku UMKM menjajakan produk yang beragam sehingga tidak terjadi persaingan yang tidak sehat di antara mereka. Prof. Noor juga mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan yang diterimanya, beberapa pedagang mampu meraih keuntungan lebih dari Rp7 juta sejak mulai berjualan di Zcorner. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat yang dilakukan secara tepat dan produktif mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat kecil. Ia menegaskan bahwa program Zcorner perlu terus dikembangkan di Kota Jambi karena manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh pelaku UMKM. Keberhasilan tersebut, lanjutnya, tidak terlepas dari kepercayaan para muzakki atau pemberi zakat kepada Baznas. Dana zakat yang terkumpul kemudian disalurkan secara produktif kepada masyarakat yang membutuhkan agar dapat meningkatkan kemandirian ekonomi mereka. Prof. Noor juga mengingatkan pentingnya membangun kesadaran masyarakat terhadap zakat. Menurutnya, ketika masyarakat mengingat huruf “Z” sebagai simbol zakat, hal itu mencerminkan semangat berbagi yang dapat menjadi kekuatan bersama dalam menekan angka kemiskinan. Di sisi lain, Gubernur Jambi, Al Haris, menilai Zcorner sebagai langkah konkret untuk membantu warga keluar dari garis kemiskinan. Ia optimistis program tersebut dapat mendorong perbaikan taraf hidup masyarakat penerima manfaat. Menurutnya, peningkatan ekonomi keluarga akan membawa dampak luas, mulai dari kemampuan memiliki hunian yang lebih layak hingga menyekolahkan anak-anak dengan lebih baik. Karena itu, ia mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan lebih untuk menyalurkan zakat melalui Baznas. Semakin banyak dana zakat yang terhimpun, semakin besar pula peluang membantu masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga