Portalandalas.com - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban kedua dalam insiden kecelakaan perahu sampan yang sebelumnya dilaporkan hilang di aliran Sungai Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Korban bernama Sandi (27) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (12/1/2026) siang.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa ini bermula saat dua korban, Sandi (27) dan Ardan Maulana (23), pulang dari tempat kerja mereka di Pabrik Kicun pada Jumat malam (9/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Keduanya menumpang perahu sampan untuk menuju rumah di RT 15 Tungkal Harapan melalui jalur sungai.
Namun hingga Minggu pagi (11/1/2026), keduanya belum juga tiba di rumah. Merasa khawatir, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Unit Siaga SAR Tungkal sekitar pukul 09.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim SAR Gabungan segera melakukan operasi pencarian dengan menyisir aliran sungai. Operasi tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya USS Tungkal, Polairud Tanjung Jabung Barat, Pos TNI AL, BPBD, PMI, serta dukungan masyarakat setempat. Sejumlah armada turut dikerahkan, seperti RIB 02, perahu karet, dan Kapal Airud Polres Tanjab Barat.
Pada hari pertama pencarian, Minggu (11/1/2026), korban atas nama Ardan Maulana ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan ke rumah duka.
Pencarian kemudian dilanjutkan hingga hari kedua. Hasilnya, pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 12.45 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban kedua, Sandi (27), di aliran Sungai Pebengis pada koordinat 0°50'33.9" LS dan 103°25'02.0" BT. Lokasi penemuan korban tidak jauh dari titik ditemukannya perahu yang mereka gunakan.
Kepala Unit Siaga SAR Tungkal, M. Mujahid, menyampaikan bahwa jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Jalan PLN Lama, RT 15 Tungkal Harapan, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Ia menambahkan, dengan ditemukannya kedua korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai. Tim SAR Gabungan telah melaksanakan briefing penutupan pada pukul 13.40 WIB, dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing.
Selama proses pencarian, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dan sempat diguyur hujan. Meski relatif kondusif, situasi tersebut tetap menuntut kewaspadaan tinggi dari seluruh personel SAR di lapangan.

