Portalandalas.com - Menentukan semangka yang manis dan matang sempurna memang kadang bikin ragu. Sekilas tampilannya hampir sama semua, padahal soal rasa bisa jauh berbeda.
Tenang, ada beberapa petunjuk yang bisa dilihat langsung dari bagian luar semangka supaya kita nggak salah pilih.
Yuk, Yul, simak tips-tips simpel berikut agar dapat semangka yang merah merona, segar, dan manis legit!
Ciri Semangka Manis Dilihat dari Luar
1. Perhatikan Warna Kulit
Pilih semangka dengan warna hijau tua dan corak garis yang jelas. Permukaan kulit sebaiknya tampak kusam atau doff, bukan licin mengilap seperti dilapisi lilin.
Kulit yang terlalu mengilap biasanya menandakan semangka masih muda. Sebaliknya, warna hijau tua yang kontras jadi sinyal buah sudah matang dan rasanya lebih manis.
Kalau semangka terlihat hijau terang dan mengilap, sebaiknya jangan dipilih dulu.
2. Temukan Bercak Kuning (Field Spot)
Periksa bagian bawah semangka, apakah ada bercak berwarna kuning kekuningan.
Bercak kuning yang besar dan warnanya pekat menunjukkan semangka matang alami di bawah sinar matahari cukup lama, sehingga dagingnya cenderung manis.
Semakin kuning tua dan luas bercaknya (bukan putih pucat), biasanya kualitas rasanya makin bagus.
Jika tidak ada bercak atau warnanya putih kecil, besar kemungkinan semangka dipanen terlalu cepat dan rasanya masih hambar.
3. Pilih Bentuk yang Simetris
Amati bentuk semangkanya. Semangka manis umumnya berbentuk bulat atau oval rapi dan seimbang, tanpa tonjolan atau bagian yang penyok.
Bentuk yang simetris menandakan pertumbuhan buah berjalan normal. Banyak orang juga percaya semangka bulat rasanya lebih manis, sedangkan yang lonjong cenderung lebih berair tapi kurang aroma.
Kalau bentuknya aneh atau tidak proporsional, lebih aman cari yang lain.
4. Angkat dan Rasakan Bobotnya
Coba angkat semangka dan rasakan beratnya. Semangka yang matang dan berisi biasanya terasa lebih berat dibandingkan ukurannya.
Jika ada dua semangka dengan ukuran hampir sama, pilih yang terasa paling berat. Berat menandakan kandungan air dan gula di dalamnya maksimal.
Semangka yang terasa ringan biasanya kurang juicy atau belum matang sempurna.
5. Ketuk dan Dengarkan Suaranya
Ketuk permukaan semangka dengan jari atau telapak tangan, lalu dengarkan bunyinya.
Semangka matang dan manis akan menghasilkan suara nyaring dan agak bergema, bukan bunyi tumpul.
Bunyi yang berisi menandakan daging buah padat dan berair. Jika suaranya datar atau mati, bisa jadi buah masih muda atau sudah lembek di dalam.
Tapi ingat, suara yang terlalu tinggi dan kering juga bisa menandakan semangka terlalu matang. Pilih bunyi yang pas: nyaring tapi tetap berisi.
6. Periksa Tangkainya
Jika semangka masih memiliki sisa tangkai, perhatikan warnanya.
Tangkai yang sudah kering dan kecokelatan menandakan buah dipetik saat matang. Sebaliknya, tangkai yang masih hijau segar menunjukkan semangka dipanen terlalu cepat.
Kalau ada pilihan, semangka dengan tangkai kering biasanya lebih manis dan siap dinikmati.

