Janji Manis Saat Kampanye, Sepi Program Setelah Pelantikan? Ini Kata Forum UMKM

Menu Atas

Janji Manis Saat Kampanye, Sepi Program Setelah Pelantikan? Ini Kata Forum UMKM

Portal Andalas
Rabu, 14 Januari 2026
Bagikan:

Sungai Penuh — Forum Komunikasi Praktisi UMKM Pariwisata, yang merupakan salah satu pendukung utama Wali Kota Sungai Penuh Alfin pada Pilkada 2024, mengaku kini merasakan langsung dampak dari janji politik yang hingga memasuki 2026 belum juga terwujud dan tanpa kejelasan tindak lanjut.
Forum tersebut menyebut telah berperan besar selama masa kampanye. Bahkan, hasil kajian strategis yang bersifat khusus dan belum pernah diserahkan kepada kepala daerah sebelumnya, diberikan secara sukarela atas permintaan tim perumus visi dan misi calon wali kota saat itu.

Tak hanya sebatas dukungan pemikiran, forum juga merancang program-program penguatan UMKM serta menggelontorkan dana investasi pribadi dengan keyakinan bahwa komitmen kampanye akan dijalankan setelah pasangan calon memenangkan pemilihan.

Namun setelah pelantikan, kondisi yang terjadi justru dinilai jauh dari harapan. Hingga saat ini belum terlihat adanya program pengembangan UMKM daerah yang melibatkan forum, maupun bentuk apresiasi atas peran yang telah mereka berikan selama proses politik.

Situasi tersebut membawa dampak serius, khususnya dari sisi keuangan. Pinjaman bank yang sebelumnya digunakan untuk menopang realisasi program kini berubah menjadi beban berat, bahkan disebut terancam berujung pada penyitaan aset dalam waktu sekitar empat bulan ke depan.

Tekanan ekonomi itu juga berdampak pada kehidupan pribadi. Hubungan rumah tangga salah satu tokoh penting di dalam forum dikabarkan berada di ambang keretakan, diperparah oleh tekanan psikologis yang terus berlangsung.

Forum juga mengungkapkan bahwa setiap kali kekecewaan disampaikan melalui media sosial atau jejak digital lainnya, respons yang diterima justru berupa permintaan agar unggahan tersebut dihapus, bahkan sampai melalui kunjungan langsung, yang semakin menambah beban mental.

Kondisi ini kemudian menimbulkan sorotan terhadap etika kepemimpinan setelah pemilu. Janji-janji yang disampaikan kepada para pendukung dinilai seolah hanya dimanfaatkan untuk meraih suara, tanpa komitmen nyata setelah jabatan diperoleh.

Peristiwa yang dialami Forum Komunikasi Praktisi UMKM Pariwisata ini dianggap sebagai contoh konkret bahwa mengabaikan pendukung lama dapat menimbulkan dampak besar, baik secara ekonomi maupun emosional, serta berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap integritas janji politik.
Sumber : Warta Cika

Baca Juga