Sering Asam Lambung Kambuh? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Sering Kamu Abaikan

Menu Atas

Sering Asam Lambung Kambuh? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Sering Kamu Abaikan

Portal Andalas
Selasa, 30 Desember 2025
Bagikan:

Portalandalas.com - Pola makan yang tidak teratur dapat memicu munculnya gangguan asam lambung. Saat ini, keluhan tersebut menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling sering dialami masyarakat. Mengutip royalprogress.com, sekitar 4,9 persen penduduk Indonesia setiap tahun dilaporkan menderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Gangguan ini paling banyak ditemukan pada kelompok usia dewasa muda, yakni rentang 26 hingga 45 tahun. GERD umumnya ditandai dengan sejumlah gejala seperti rasa panas di dada (heartburn), nyeri dada, regurgitasi atau rasa asam di mulut, hingga iritasi pada pita suara. Oleh sebab itu, menjaga kesehatan lambung menjadi langkah penting untuk menekan risiko kekambuhan. Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk merawat kesehatan lambung? Berikut penjelasannya. Hindari Makanan dan Minuman Pemicu Asam Lambung Sebisa mungkin jauhi makanan dan minuman yang berpotensi memperparah gangguan lambung. Beberapa di antaranya adalah makanan berlemak, asam, dan pedas, serta minuman seperti kopi dan soda. Jenis makanan dan minuman tersebut dapat memicu iritasi pada dinding lambung sehingga meningkatkan produksi asam lambung. Sebagai alternatif, pilihlah makanan yang lebih bersahabat bagi lambung, seperti wortel, pisang, melon, dan kentang rebus. Makan dalam Porsi Kecil tetapi Lebih Sering Mengutip alodokter.com, mengatur pola makan dengan porsi kecil namun lebih sering dinilai efektif dalam menjaga kesehatan lambung. Cara ini membantu lambung mencerna makanan secara bertahap sehingga tidak bekerja terlalu berat. Selain itu, pola makan ini juga dipercaya mampu menekan risiko lonjakan asam lambung, mencegah perut kembung, serta mengurangi kemungkinan munculnya nyeri ulu hati atau maag. Perbanyak Konsumsi Makanan Mengandung Probiotik Makanan yang kaya probiotik, seperti yogurt, tempe, dan kimchi, bermanfaat untuk menjaga keseimbangan bakteri baik dalam saluran pencernaan. Keseimbangan tersebut berperan penting dalam mendukung fungsi lambung dan usus, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menurunkan risiko gangguan pencernaan. Hindari Langsung Berbaring Setelah Makan Kebiasaan langsung berbaring setelah makan sebaiknya dihindari karena dapat memudahkan asam lambung naik dan menimbulkan keluhan. Disarankan untuk memberi jeda sekitar dua hingga tiga jam sebelum beristirahat agar proses pencernaan berlangsung optimal. Kunyah Makanan Secara Perlahan Mengunyah makanan hingga halus dapat meringankan kerja lambung dan membantu proses pencernaan berjalan lebih baik. Kebiasaan ini juga dapat mengurangi risiko perut kembung dan naiknya asam lambung. Selain itu, makan secara perlahan memberi kesempatan tubuh mengenali sinyal kenyang sehingga mencegah konsumsi makanan berlebihan. Idealnya, makanan dikunyah sekitar 20–30 kali hingga teksturnya benar-benar lembut. Kelola Stres dengan Baik Pengelolaan stres yang baik turut berperan penting dalam menjaga kesehatan lambung. Stres berlebihan dapat memicu peningkatan produksi asam lambung serta membuat otot-otot pencernaan menegang. Kondisi tersebut berpotensi memperburuk gangguan lambung seperti maag, nyeri ulu hati, hingga mual. Untuk mengatasinya, cobalah melakukan aktivitas relaksasi seperti olahraga ringan, meditasi, yoga, atau menekuni hobi yang disukai. Kurangi Merokok dan Konsumsi Alkohol Kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol sebaiknya dihentikan atau setidaknya dikurangi demi menjaga kesehatan lambung. Kedua kebiasaan ini dapat merusak lapisan pelindung lambung dan memicu iritasi. Selain itu, rokok dan alkohol juga dapat menghambat proses pemulihan pada orang yang sudah memiliki riwayat gangguan lambung. Sebagai langkah pencegahan tambahan, biasakan sarapan setiap pagi agar perut tidak kosong terlalu lama, serta penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi air putih minimal delapan gelas per hari.

Baca Juga