Momentum Baru Olahraga Sungai Penuh: Wali Kota Alfin dan Wawako Azhar Kukuhkan Pengurus KONI 2025–2029

Menu Atas

Momentum Baru Olahraga Sungai Penuh: Wali Kota Alfin dan Wawako Azhar Kukuhkan Pengurus KONI 2025–2029

Portal Andalas
Jumat, 26 Desember 2025
Bagikan:


Portalandalas.com -
Sungai Penuh — Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan komitmennya dalam memajukan dunia olahraga daerah melalui kehadiran Wali Kota Alfin dan Wakil Wali Kota Azhar Hamzah pada pelantikan pengurus baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sungai Penuh masa bakti 2025–2029. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan menjadi penanda dimulainya babak baru pembinaan olahraga di daerah tersebut.


Pelantikan ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghadirkan perubahan nyata dalam tata kelola dan arah kebijakan olahraga daerah. Pemerintah daerah menekankan pentingnya kolaborasi antara KONI, cabang olahraga, pelatih, atlet, serta seluruh pemangku kepentingan agar pembinaan berjalan lebih terstruktur dan berkelanjutan.


Sejumlah tokoh masyarakat olahraga Sungai Penuh turut menyampaikan masukan konstruktif. Mereka menilai pemerintah perlu memberikan perhatian lebih serius terhadap pembinaan olahraga, khususnya cabang olahraga yang populer dan memiliki basis massa besar. Menurut mereka, pembinaan atlet usia dini, dukungan fasilitas latihan, serta keberlanjutan program pelatihan masih perlu diperkuat agar prestasi tidak bersifat sesaat.


Selain itu, reformasi dalam pengelolaan KONI juga dinilai penting. Tokoh olahraga menekankan agar KONI ke depan lebih mengedepankan kepentingan cabang olahraga (cabor), bukan kepentingan kelompok atau individu. Transparansi anggaran, pemerataan pembinaan, serta komunikasi yang sehat antara KONI dan cabor menjadi kunci agar roda organisasi berjalan efektif dan adil.


Masukan lain yang mengemuka adalah perlunya memperbanyak kejuaraan olahraga berskala regional hingga nasional yang diselenggarakan di Kota Sungai Penuh. Selain menjadi ajang peningkatan prestasi atlet lokal, kejuaraan tersebut diyakini mampu mendatangkan traffic langsung ke kota, mulai dari atlet, ofisial, hingga penonton dari luar daerah.


Para tokoh olahraga menilai, event olahraga berskala besar memiliki dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, seperti meningkatnya okupansi hotel, sektor kuliner, transportasi, dan UMKM lokal. Karena itu, pemerintah daerah diharapkan memfasilitasi dan mendukung penuh penyelenggaraan kejuaraan, baik dari sisi perizinan, sarana prasarana, maupun promosi.


Dengan kepengurusan KONI yang baru, harapan besar disematkan agar olahraga Sungai Penuh tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi daerah. Sinergi antara pemerintah, KONI, dan masyarakat olahraga diyakini menjadi fondasi utama menuju kemajuan olahraga Kota Sungai Penuh ke depan. (fey)

Baca Juga