Mitos Minum Air dalam Kulit Durian: Fakta atau Sekadar Kepercayaan?

Menu Atas

Mitos Minum Air dalam Kulit Durian: Fakta atau Sekadar Kepercayaan?

Portal Andalas
Kamis, 25 Desember 2025
Bagikan:


Durian dikenal sebagai “raja buah” dengan rasa khas dan aroma yang kuat. Di balik kenikmatannya, durian juga lekat dengan berbagai mitos, salah satunya adalah anjuran untuk minum air dari kulit durian setelah menyantap buahnya. Konon, cara ini dipercaya dapat mencegah “panas dalam”, pusing, hingga efek samping lain akibat makan durian. Namun, benarkah mitos ini memiliki dasar ilmiah?
Asal Usul Mitos
Kepercayaan minum air dari kulit durian sudah lama berkembang di masyarakat Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Durian dianggap sebagai buah yang bersifat “panas”, sehingga diperlukan penyeimbang setelah mengonsumsinya. Kulit durian yang keras dan tebal dipercaya menyimpan “energi dingin” atau zat alami yang mampu menetralisir efek panas tersebut.
Biasanya, bagian dalam kulit durian (bagian putih) diisi air minum, lalu air tersebut diminum setelah makan durian.
Tinjauan dari Sisi Ilmiah
Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang kuat yang menyatakan bahwa minum air dari kulit durian memiliki efek khusus bagi kesehatan. Kulit durian memang mengandung serat dan senyawa tertentu, tetapi manfaatnya lebih banyak diteliti dalam bentuk ekstrak atau olahan, bukan sekadar sebagai wadah air minum.
Efek “lega” atau “segar” yang dirasakan kemungkinan besar berasal dari:
Air putih itu sendiri, yang membantu hidrasi tubuh
Efek psikologis (placebo) karena keyakinan terhadap mitos
Proses pendinginan tubuh secara alami setelah minum air
Apakah Aman Dilakukan?
Pada dasarnya, minum air dari kulit durian relatif aman, dengan catatan:
Kulit durian dibersihkan terlebih dahulu
Tidak terdapat getah, kotoran, atau pestisida
Air yang digunakan adalah air minum bersih
Namun, jika kulit durian tidak higienis, justru berisiko membawa bakteri atau kuman yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
Cara Sehat Mengonsumsi Durian
Daripada bergantung pada mitos, ada beberapa cara yang lebih masuk akal untuk mengurangi efek tidak nyaman setelah makan durian:
Konsumsi durian dalam jumlah wajar
Perbanyak minum air putih
Imbangi dengan buah atau makanan berserat
Hindari mengonsumsi durian bersamaan dengan alkohol
Kesimpulan
Mitos minum air dalam kulit durian merupakan bagian dari kearifan lokal yang menarik, namun belum terbukti secara ilmiah memiliki manfaat khusus. Jika dilakukan dengan cara bersih, tidak berbahaya, tetapi manfaat utamanya tetap berasal dari air putih, bukan dari kulit durian itu sendiri. Menikmati durian secara bijak dan seimbang tetap menjadi kunci utama menjaga kesehatan. 


Baca Juga