Jangan Main HP Saat Khutbah! Ini Dampaknya bagi Pahala Shalat Jumat

Menu Atas

Jangan Main HP Saat Khutbah! Ini Dampaknya bagi Pahala Shalat Jumat

Portal Andalas
Jumat, 26 Desember 2025
Bagikan:


Portalandalas.com - 
Mendengarkan khutbah dengan penuh perhatian saat shalat Jumat merupakan salah satu adab penting yang sering kali diabaikan oleh sebagian jamaah. Padahal, dalam ajaran Islam, khutbah Jumat memiliki kedudukan yang sangat penting dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan shalat Jumat itu sendiri.

Para ulama menegaskan bahwa shalat Jumat tidak sah tanpa khutbah. Oleh karena itu, kehadiran jamaah di masjid bukan sekadar untuk melaksanakan shalat dua rakaat, tetapi juga untuk menyimak dan merenungi pesan-pesan keagamaan yang disampaikan oleh khatib.

Dalam sejumlah hadis, Rasulullah SAW menekankan pentingnya sikap tenang dan fokus ketika khutbah berlangsung. Bahkan, berbicara atau melakukan aktivitas yang mengganggu konsentrasi saat khutbah dinilai dapat menghilangkan pahala shalat Jumat. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang yang berbicara saat khutbah termasuk perbuatan sia-sia (laghw), meskipun hanya sekadar menyuruh orang lain untuk diam.

Menurut para tokoh agama, mendengarkan khutbah dengan sungguh-sungguh memiliki keutamaan besar, salah satunya adalah penghapusan dosa-dosa kecil. Jamaah yang datang lebih awal, duduk dengan tenang, dan menyimak khutbah disebut berpeluang mendapatkan ampunan dari Allah SWT di antara dua Jumat.

Selain bernilai ibadah, khutbah Jumat juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan pembinaan umat. Melalui mimbar Jumat, khatib menyampaikan pesan-pesan moral, penguatan akidah, serta nasihat sosial yang relevan dengan kondisi masyarakat. Khutbah kerap menjadi media dakwah yang efektif dalam menanamkan nilai kejujuran, kepedulian sosial, serta pentingnya menjaga persatuan umat.

Dalam liputan pelaksanaan shalat Jumat di sejumlah masjid di Kota Sungai Penuh, Jumat (…), terlihat jamaah mulai memenuhi masjid sejak sebelum azan dikumandangkan. Sebagian jamaah tampak duduk rapi dan fokus mendengarkan khutbah, meski masih ditemukan pula jamaah yang sibuk dengan ponsel atau berbincang ringan.

Pengurus masjid berharap kesadaran jamaah untuk memuliakan khutbah Jumat dapat terus ditingkatkan. Pasalnya, mendengarkan khutbah bukan hanya soal etika di dalam masjid, tetapi juga menentukan kualitas ibadah shalat Jumat secara keseluruhan.

Islam juga memberikan peringatan keras bagi mereka yang meremehkan khutbah Jumat. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa kebiasaan mengabaikan khutbah dapat menyebabkan hati seseorang menjadi tertutup dari kebenaran. Hal ini menjadi pengingat bahwa shalat Jumat bukan rutinitas formal, melainkan momentum spiritual mingguan yang harus dimaknai dengan sungguh-sungguh.

Dengan memahami keutamaan mendengarkan khatib, diharapkan jamaah dapat lebih menghargai khutbah Jumat sebagai bagian penting dari ibadah. Datang lebih awal, mematikan ponsel, dan menyimak khutbah dengan khusyuk menjadi langkah sederhana namun bernilai besar dalam meraih pahala dan keberkahan dari Allah SWT.

Baca Juga