Portalandalas.com - Salah satu kenikmatan sederhana setelah makan adalah menyeruput minuman dingin, seperti es teh.
Apakah Anda termasuk yang suka minum es teh usai makan? Teh memang sering menjadi pilihan sebagai minuman penutup karena aromanya yang lembut dan rasanya yang ringan, sehingga terasa pas untuk membersihkan mulut dari sisa makanan.
Namun, ternyata minum teh setelah makan tidak selalu dianjurkan dan bisa menimbulkan efek samping tertentu. Lalu, kenapa sebaiknya kita tidak langsung minum teh setelah makan?
Teh Kaya Manfaat dan Nutrisi
Teh dikenal sebagai minuman yang penuh nutrisi dan baik untuk kesehatan tubuh. Salah satu kandungan utama dalam teh adalah antioksidan, yang berfungsi untuk meregenerasi dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Antioksidan juga membantu mencegah penuaan dini serta melawan radikal bebas.
Beberapa jenis teh, seperti teh hijau dan teh chamomile, bahkan dipercaya dapat membantu melancarkan sistem pencernaan.
Mengapa Sebaiknya Tidak Minum Teh Setelah Makan
Meskipun teh bermanfaat bagi tubuh, mengonsumsinya tepat setelah makan bisa mengganggu pencernaan dan penyerapan nutrisi. Menurut penelitian yang dipublikasikan di The Journal of Nutritional Biochemistry, kandungan asam tannin dan polifenol dalam teh dapat mengikat protein dan zat besi di usus, sehingga tubuh sulit menyerap kedua nutrisi penting tersebut.
Protein dan zat besi dibutuhkan tubuh untuk membangun sel dan jaringan, meningkatkan daya tahan, menghasilkan energi, dan membentuk darah kaya oksigen. Jika teh diminum bersamaan atau segera setelah makan, tannin dan polifenol akan langsung mengikat nutrisi sebelum tubuh sempat menyerapnya. Akibatnya, manfaat gizi dari makanan menjadi berkurang.
Penderita anemia khususnya disarankan menghindari minum teh saat atau setelah makan karena dapat mengurangi penyerapan zat besi dari makanan.
Tips Minum Teh Agar Aman bagi Tubuh
Bagi yang tetap ingin menikmati teh setelah makan, sebenarnya masih bisa dilakukan dengan beberapa langkah.
Sebaiknya beri jeda waktu sekitar 30 menit hingga satu jam sebelum atau sesudah makan untuk minum teh. Hal ini memberi kesempatan tubuh menyerap nutrisi dari makanan lebih optimal. Batasi konsumsi teh setelah makan hanya satu cangkir, dan pilih jenis teh yang lebih ramah bagi penyerapan nutrisi, misalnya teh hijau yang dapat membantu pencernaan.
Dengan cara ini, tubuh tetap mendapatkan manfaat dari teh, sekaligus memastikan nutrisi penting seperti protein dan zat besi dapat diserap dengan baik.

