Portalandalas.com - Libur Lebaran selalu menjadi salah satu periode perjalanan paling padat di Indonesia. Setiap tahunnya, jutaan orang melakukan perjalanan ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tercinta. Namun, suasana mudik tahun ini tampak sedikit berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya banyak orang memesan tiket secara mendekati hari keberangkatan, kali ini perjalanan mudik terlihat jauh lebih terencana karena tiket sudah diamankan sejak jauh hari.
Direktur Transportasi Tiket.com, Andi Hendrawan, mengungkapkan bahwa berdasarkan survei YouGov pada akhir 2025, sekitar 38 persen masyarakat Indonesia masih memiliki kebiasaan memesan tiket satu minggu sebelum jadwal keberangkatan. Kebiasaan last minute booking ini sebelumnya cukup dominan di kalangan pelaku perjalanan domestik.
Akan tetapi, pola tersebut mengalami perubahan pada musim mudik tahun ini. Sejak awal Januari, pemesanan tiket untuk periode Lebaran sudah menunjukkan peningkatan signifikan. Dalam rentang minggu pertama Januari hingga minggu kedua Februari 2026, terjadi lonjakan pemesanan tiket pesawat sebesar 50 persen. Sementara itu, tiket kereta api bahkan mencatat kenaikan hingga 56 persen. Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah mengamankan rencana perjalanan mereka bahkan sebelum bulan Ramadan dimulai.
Menurut Andi, perubahan tren ini cukup mencolok. Ia menyebutkan bahwa masyarakat kini cenderung lebih siap dan matang dalam merencanakan perjalanan mudik. Selain untuk pulang kampung, sebagian orang juga memanfaatkan momen Lebaran sebagai kesempatan untuk berlibur. Hal tersebut ia sampaikan dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin, 23 Februari 2026.
Terkait harga tiket, Andi menjelaskan bahwa periode Lebaran termasuk dalam kategori peak season sehingga tarif penerbangan biasanya mengalami kenaikan dibanding hari-hari biasa. Meski demikian, pemerintah memberikan stimulus berupa diskon tiket pesawat domestik kelas ekonomi sebesar 17 hingga 18 persen untuk jadwal penerbangan 14–29 Maret 2026. Dengan adanya insentif tersebut, harga tiket tahun ini dinilai relatif lebih terjangkau dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Ia menambahkan, sejak pengumuman stimulus harga pada pertengahan Februari, transaksi pembelian tiket pesawat untuk periode Lebaran langsung melonjak tajam. Bahkan, peningkatannya hampir mencapai dua kali lipat dibanding periode sebelumnya.
Untuk rute favorit selama libur Lebaran, Pulau Jawa masih mendominasi. Kota-kota seperti Yogyakarta dan Surabaya menjadi tujuan utama. Di Pulau Sumatra, Medan dan Pekanbaru termasuk yang paling banyak diminati. Selain itu, Denpasar juga masuk dalam daftar destinasi populer, terutama bagi masyarakat yang ingin memadukan mudik dengan agenda liburan. Andi menegaskan bahwa tidak semua orang menggunakan momen Lebaran semata-mata untuk pulang kampung; sebagian lainnya memang merencanakan perjalanan wisata.
Sementara itu, Co-Founder sekaligus Chief Marketing Officer tiket.com, Gaery Undarsa, menyampaikan bahwa peningkatan tidak hanya terjadi pada tiket transportasi. Pemesanan hotel selama periode Lebaran juga mengalami kenaikan signifikan. Menariknya, bahkan ada pemudik yang tetap memilih menginap di hotel meski kembali ke daerah asalnya sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa tren perjalanan saat Lebaran kini semakin beragam dan tidak lagi terbatas pada tradisi mudik semata.

