Siap-Siap Puasa! Ini Langkah Mandi Sunah Ramadan Agar Ibadah Makin Khusyuk

Menu Atas

Siap-Siap Puasa! Ini Langkah Mandi Sunah Ramadan Agar Ibadah Makin Khusyuk

Portal Andalas
Kamis, 05 Maret 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Seperti yang kita pahami bersama, mandi merupakan salah satu cara untuk membersihkan tubuh dari kotoran yang menempel. Namun dalam ajaran Islam, mandi tidak hanya bermakna membersihkan fisik, tetapi juga sebagai sarana menyucikan diri dari hadas besar maupun kecil yang dapat menghalangi seseorang dalam melaksanakan ibadah. Berkaitan dengan datangnya bulan suci Ramadan, ternyata ada amalan mandi sunah yang dianjurkan, yakni mandi sunah puasa Ramadan. Mungkin sebagian dari kita masih bertanya-tanya, apakah mandi ini sama dengan mandi junub atau mandi wajib? Untuk memahami lebih jauh, berikut penjelasan seputar mandi sunah puasa Ramadan lengkap dengan niat dan tata caranya. ### 1. Apa Itu Mandi Sunah Puasa Ramadan? Mengutip keterangan dari NU Online, salah satu amalan yang dianjurkan bagi umat Muslim selama bulan Ramadan adalah mandi sunah puasa Ramadan. Yang dimaksud dengan mandi ini adalah mandi yang dilakukan pada malam hari di bulan Ramadan. Perlu dipahami, mandi sunah ini berbeda dengan mandi wajib (mandi junub). Mandi wajib dilakukan oleh seseorang yang sedang berhadas besar agar kembali suci dan dapat menjalankan ibadah seperti salat, tawaf, dan membaca Al-Qur’an. Sementara itu, mandi sunah Ramadan bukanlah kewajiban dan tidak menjadi syarat sahnya puasa. ### 2. Hukumnya Sunah, Bukan Wajib Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, mandi puasa Ramadan termasuk amalan sunah yang dianjurkan pada malam-malam bulan Ramadan. Dalam kitab *Hasyiyah al-Bajuri* karya Ibrahim al-Bajuri yang dikutip oleh NU Online, disebutkan bahwa di antara mandi-mandi yang disunahkan adalah mandi pada setiap malam Ramadan. Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama. Imam al-Adzra’i membatasi kesunahan ini bagi orang yang hendak menghadiri salat berjamaah. Namun, pendapat yang lebih kuat menyatakan bahwa anjuran tersebut berlaku umum untuk setiap malam Ramadan tanpa pembatasan tertentu. Selain mandi pada malam Ramadan, terdapat pula mandi-mandi sunah lainnya, seperti mandi sebelum salat Jumat, mandi untuk menghadiri salat Id, mandi bagi orang yang memandikan jenazah, serta mandi ketika akan melaksanakan salat gerhana. ### 3. Tata Cara Mandi Sunah Puasa Ramadan Pada dasarnya, tata cara mandi sunah puasa Ramadan sama seperti mandi-mandi sunah lainnya, seperti mandi sebelum salat Idul Fitri atau Idul Adha. Perbedaannya hanya terletak pada waktu pelaksanaannya. Berikut langkah-langkahnya: 1. Membaca basmalah dan berdoa memohon perlindungan kepada Allah. 2. Mencuci kedua telapak tangan hingga bersih. 3. Membersihkan area kemaluan dan bagian tubuh yang terkena najis. 4. Berwudhu sebagaimana wudhu untuk salat. 5. Mengguyur seluruh tubuh dengan air bersih, dimulai dari kepala hingga kaki. 6. Menggosok atau meratakan air ke seluruh bagian tubuh dengan kedua tangan. ### 4. Bacaan Niat Mandi Sunah Puasa Ramadan Bagi yang ingin melaksanakan mandi sunah puasa Ramadan, berikut bacaan niatnya sebagaimana dikutip dari NU Online: نَوَيْتُ أَدَاءَ اْلغُسْلِ اْلمَسْنُوْنِ لِيْ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لله تَعَالَى **Nawaitu adâ’al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailatil min romadh lillâhi ta’âlâ.** Artinya: *Aku berniat melaksanakan mandi yang disunahkan bagiku pada malam ini di bulan Ramadan karena Allah Ta’ala.* Dengan demikian, mandi sunah puasa Ramadan bukan sekadar membersihkan tubuh, melainkan juga menjadi simbol kesiapan diri dalam menyambut dan menjalani ibadah di bulan suci. Melalui niat dan pelaksanaan yang tulus, diharapkan ibadah puasa yang dijalankan semakin khusyuk dan membawa keberkahan spiritual yang lebih besar. Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Baca Juga