Respon Cepat! Pemkab Kerinci Bersihkan Material Banjir di Tangkil dan Jernih Jaya

Menu Atas

Respon Cepat! Pemkab Kerinci Bersihkan Material Banjir di Tangkil dan Jernih Jaya

Portal Andalas
Sabtu, 07 Maret 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Pemerintah Kabupaten Kerinci menunjukkan respons cepat dalam menangani dampak bencana alam yang terjadi di wilayahnya. Menyusul banjir yang sempat mengganggu aktivitas masyarakat di Kecamatan Gunung Tujuh, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kerinci segera menurunkan alat berat ke lokasi terdampak pada Jumat (6/2/2026). Upaya penanganan tersebut dipimpin langsung oleh Monadi bersama Kepala Dinas PUPR Kerinci, Maya Novefri Handayani, untuk memastikan akses jalan di Desa Tangkil dan Desa Jernih Jaya dapat kembali berfungsi normal. Setelah banjir melanda, ruas jalan nasional di kawasan tersebut sempat tertutup oleh material yang terbawa arus, mulai dari lumpur, pasir, hingga sampah. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan para pengguna jalan apabila tidak segera ditangani. Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas PUPR Kerinci langsung menyiagakan alat berat serta sejumlah dump truck guna melakukan pembersihan secara intensif di lokasi terdampak. Pekerjaan difokuskan pada pembersihan badan jalan dari tumpukan batu dan pasir, pengerukan saluran air agar sistem drainase kembali berjalan dengan baik, serta pengangkutan material sisa banjir yang menghambat arus lalu lintas. Maya Novefri Handayani menjelaskan bahwa saat ini pihaknya memprioritaskan proses pembersihan berbagai material yang menutup badan jalan agar akses transportasi masyarakat dapat segera pulih. “Saat ini kami fokus membersihkan tumpukan batu, lumpur, pasir, dan material lainnya. Dengan adanya alat berat di lokasi, diharapkan proses normalisasi dapat berjalan lebih cepat sehingga aktivitas transportasi masyarakat kembali lancar,” ujarnya saat meninjau lokasi. Tidak hanya melakukan penanganan darurat pascabencana, pihaknya juga menyiapkan langkah jangka panjang untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Mengingat kawasan Tangkil dan Jernih Jaya merupakan jalur penting bagi mobilitas masyarakat, evaluasi teknis akan segera dilakukan. Menurut Maya, pihaknya akan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap titik-titik yang rawan banjir di wilayah tersebut. “Kami akan meninjau seluruh titik yang berpotensi menjadi lokasi luapan air agar nantinya dapat dirumuskan solusi permanen,” tegasnya. Langkah evaluasi tersebut meliputi pemetaan kawasan rawan banjir serta perencanaan perbaikan infrastruktur yang lebih kuat dan tahan terhadap potensi bencana di masa depan. Respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Kerinci ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Pasalnya, jalur yang terdampak banjir merupakan akses utama yang menjadi penghubung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di kawasan Gunung Tujuh. Salah seorang warga yang berada di lokasi mengungkapkan bahwa sisa material seperti pasir dan batu sangat berbahaya bagi pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor, jika tidak segera dibersihkan. “Kalau tidak cepat ditangani, tumpukan pasir dan batu itu bisa sangat membahayakan pengguna jalan. Kami sangat berterima kasih atas langkah cepat yang dilakukan pemerintah,” ungkapnya. Saat ini kondisi lalu lintas di wilayah Tangkil dan Jernih Jaya mulai kembali normal seiring dengan rampungnya proses pembersihan yang dilakukan oleh tim dari Dinas PUPR. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut, terutama ketika curah hujan kembali meningkat yang berpotensi memicu genangan atau banjir susulan.

Baca Juga