Proyek Taman Kota Bangko Tuai Kritik, Warga Desak Audit Kualitas Pengerjaan

Menu Atas

Proyek Taman Kota Bangko Tuai Kritik, Warga Desak Audit Kualitas Pengerjaan

Portal Andalas
Sabtu, 14 Maret 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - MERANGIN – Proyek pembangunan Taman Kota Bangko yang berdiri di bekas lahan kantin PKK Kabupaten Merangin belakangan menjadi sorotan publik. Taman yang dibangun dengan anggaran lebih dari Rp3 miliar itu kini menuai kritik karena sejumlah bagian fasilitasnya sudah mengalami kerusakan, padahal proyek tersebut baru saja dinyatakan selesai. Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait kualitas pengerjaan proyek. Dari hasil pantauan di lokasi, beberapa fasilitas taman mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah ornamen bola-bola beton yang seharusnya memperindah tampilan taman. Beberapa di antaranya terlihat terlepas dari dudukannya hingga jatuh ke tanah. Situasi tersebut memicu kekecewaan masyarakat. Warga menilai fasilitas yang dibangun menggunakan anggaran daerah seharusnya memiliki kualitas yang lebih baik dan tahan lama. Salah seorang warga setempat bahkan menduga terdapat persoalan pada spesifikasi teknis pengerjaan proyek tersebut. “Sulit rasanya untuk tidak mengkritik. Kalau dilihat, bola-bola itu sepertinya tidak menggunakan tulangan besi yang memadai, sehingga mudah lepas dan rusak. Dudukan konstruksinya juga terlihat sangat rapuh,” ujar seorang warga dengan nada kecewa, Minggu (8/3/2026). Sejumlah warga juga menyoroti potensi tingginya biaya perawatan taman tersebut di masa mendatang. Menurut mereka, membangun fasilitas publik memang penting, tetapi perawatan jangka panjang juga harus dipikirkan, terlebih jika kualitas awal pembangunannya dipertanyakan. Tidak sedikit masyarakat yang menilai permasalahan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana. Fungsi pengawasan dari pihak terkait juga ikut menjadi sorotan, termasuk peran konsultan pengawas dan lembaga legislatif daerah. Beberapa poin penting yang kini menjadi perhatian masyarakat antara lain: 1. Warga meminta agar pertanggungjawaban konsultan pengawas proyek diperiksa secara serius. Mereka mempertanyakan bagaimana proyek bernilai miliaran rupiah tersebut dapat dinyatakan layak jika kondisi fisiknya justru mengecewakan. 2. Masyarakat juga berharap DPRD Kabupaten Merangin tidak tinggal diam dan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal terhadap penggunaan anggaran daerah agar kejadian serupa tidak terulang. 3. Selain itu, muncul pula desakan agar dilakukan audit investigatif untuk mengevaluasi kualitas beton serta kesesuaian spesifikasi teknis dalam pengerjaan proyek tersebut. Kondisi Taman Kota Bangko saat ini dinilai sebagian masyarakat sebagai gambaran persoalan dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur di daerah. Jika kerusakan tersebut tidak segera ditangani secara serius, warga khawatir taman yang seharusnya menjadi ruang publik justru berubah menjadi proyek yang kurang memberikan manfaat maksimal. Masyarakat kini menunggu langkah cepat dari Pemerintah Kabupaten Merangin untuk memanggil pihak kontraktor pelaksana serta melakukan evaluasi dan perbaikan secara menyeluruh agar kerusakan tidak semakin meluas ke fasilitas lainnya. Sumber : https://jambicyber.id/2026/03/08/wajah-buram-proyek-3-miliar-taman-kota-bangko-mulai-hancur

Baca Juga