Malas Olahraga? Tenang, Kata Dokter: “Apa Pun Lebih Baik dari Tidak Sama Sekali!”

Menu Atas

Malas Olahraga? Tenang, Kata Dokter: “Apa Pun Lebih Baik dari Tidak Sama Sekali!”

Portal Andalas
Minggu, 01 Maret 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Berolahraga secara rutin terbukti membantu menurunkan risiko penyakit jantung, terlebih jika dibarengi dengan pola makan bergizi seimbang. Lalu, olahraga seperti apa yang paling baik untuk menjaga kesehatan jantung? Menurut Aditya Agita Sembiring, Sp.JP(K), dari RSJPD Harapan Kita, tren kebugaran saat ini mengusung prinsip *“anything is better than nothing”*—apa pun bentuk aktivitas fisik tetap lebih baik daripada tidak bergerak sama sekali. ## Semua Jenis Olahraga Boleh dr. Aditya menjelaskan, jika orang langsung dianjurkan berlari lima kali seminggu selama 30 menit dengan intensitas sedang, banyak yang justru merasa terbebani. Bagi mereka yang sejak awal kurang suka olahraga, tuntutan seperti itu bisa membuat semakin enggan bergerak. Karena itu, olahraga seminggu sekali pun sudah lebih baik daripada tidak sama sekali. Dua kali seminggu tentu lebih baik lagi. Intinya, mulai saja dulu sesuai kemampuan. Aktivitas fisik juga bisa disesuaikan dengan hobi. Jika gemar berenang, jadikan itu rutinitas. Tidak perlu memaksakan diri bersepeda atau berlari hanya karena sedang populer. Bahkan kegiatan seperti bowling tetap termasuk olahraga, karena melibatkan gerakan aktif dan beban yang cukup berat. Jauh lebih baik bergerak dibanding hanya berbaring sambil bermain ponsel. ## Tingkatkan Intensitas Secara Bertahap Setelah terbiasa dengan olahraga ringan, intensitasnya bisa ditingkatkan perlahan. Misalnya, bagi yang rutin joging, tambahkan kecepatan sedikit demi sedikit sebelum mencoba jarak yang lebih jauh. Begitu pula dengan latihan kekuatan. Mulailah dari beban ringan, seperti tiga kilogram, lalu tingkatkan secara bertahap. Jika belum mampu melakukan 30 kali squat, awali dengan 10 kali. Jika push-up 20 kali terasa berat, cukup lima kali terlebih dahulu. Kuncinya adalah progres bertahap dan konsisten. ## Sesuaikan Durasi dengan Kemampuan Soal durasi, lakukan sesuai kapasitas tubuh. Jika hanya sanggup 15 menit, itu sudah cukup baik karena tubuh tetap aktif. Tidak harus setiap hari; bisa dilakukan selang-seling atau beberapa kali dalam seminggu. Menurut dr. Aditya, tidak ada patokan kaku mengenai frekuensi maupun durasi. Yang terpenting adalah konsistensi. Jika nyaman berolahraga seminggu sekali, jalankan secara rutin. Jika sanggup 30 menit, pertahankan durasi tersebut secara teratur. Pada akhirnya, menjaga kesehatan jantung tidak selalu soal olahraga berat. Yang utama adalah membiasakan tubuh untuk terus bergerak dan melakukannya secara konsisten.

Baca Juga