Jalan Ambles di KM 5 Sungai Penuh–Tapan, Satlantas Kerinci Langsung Turun Tangan

Menu Atas

Jalan Ambles di KM 5 Sungai Penuh–Tapan, Satlantas Kerinci Langsung Turun Tangan

Portal Andalas
Kamis, 12 Maret 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Kerusakan jalan berupa amblesnya badan jalan terjadi di Kilometer 5 jalur yang menghubungkan Sungai Penuh dengan Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di kawasan itu terganggu, terutama bagi masyarakat yang melintas selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kerinci, IPTU Into Sujarwo, S.AP, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihak kepolisian bersama instansi terkait langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian. Ia mengatakan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan sejumlah pihak, di antaranya Balai Jalan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Perhubungan guna mengantisipasi dampak dari kerusakan jalan tersebut. “Kami bersama instansi terkait sudah berada di lokasi sejak tadi malam untuk mengevakuasi kendaraan yang melintas. Selain itu, kami juga memasang plat baja sebagai penopang sementara agar jalan tersebut masih dapat dilalui kendaraan,” jelasnya. Untuk meminimalkan potensi kecelakaan serta menghindari kemacetan panjang, kepolisian menerapkan sistem rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi kerusakan. Saat ini kendaraan yang melintas hanya dapat menggunakan satu jalur secara bergantian dengan sistem buka-tutup. Petugas dari Satlantas Polres Kerinci juga disiagakan di lokasi untuk mengatur arus kendaraan serta memastikan keselamatan para pengguna jalan yang melintas. IPTU Into Sujarwo juga mengingatkan masyarakat, khususnya warga Kerinci dan Sungai Penuh yang akan melakukan perjalanan mudik maupun kembali setelah Lebaran, agar lebih berhati-hati ketika melewati jalur menuju Tapan. Pasalnya, jalur tersebut dikenal sebagai kawasan yang rawan terjadi longsor maupun kerusakan jalan. Ia juga memberikan sejumlah imbauan kepada para pengendara, di antaranya agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur tersebut karena kondisi penerangan jalan serta rambu lalu lintas di beberapa titik masih terbatas. Selain itu, pengendara disarankan untuk melakukan perjalanan pada siang hari sehingga jarak pandang lebih jelas dan dapat mengurangi risiko kecelakaan. Masyarakat juga diminta untuk selalu memperbarui informasi mengenai kondisi jalan, terutama ketika cuaca sedang tidak bersahabat atau terjadi hujan lebat. Lebih lanjut, pihak kepolisian menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama instansi terkait saat ini sedang merencanakan pemasangan rambu-rambu tambahan di sejumlah titik yang dianggap rawan longsor maupun ambles. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memberikan peringatan dini bagi para pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

Baca Juga