Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas tersebut dibagi dalam dua sesi. Pada sesi pertama, jalur dari Padang menuju Bukittinggi dibuka mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Sementara sesi kedua, arus dari Bukittinggi menuju Padang diberlakukan pada pukul 14.00 hingga 18.00 WIB.
Ia menambahkan, setiap pergantian sesi disertai waktu sterilisasi jalur (clearance time) untuk memastikan tidak ada kendaraan dari arah berlawanan sebelum arus berikutnya dialirkan.
Hingga siang hari, kondisi lalu lintas di kawasan Padang Panjang terpantau mulai padat. Titik penyekatan dari arah Bukittinggi berada di Simpang Kampung Baru, sedangkan penyekatan dari arah Padang direncanakan dilakukan di Simpang Tiga Sicincin pada sore hari.
Pihak kepolisian juga mengimbau pengendara agar tidak berhenti atau memarkir kendaraan di bahu jalan, terutama di titik rawan kemacetan, karena dapat memperparah kepadatan arus.
Meski demikian, kendaraan prioritas seperti mobil pemadam kebakaran, ambulans, serta mobil tangki BBM tetap diperbolehkan melintas dengan pengawalan petugas.
Pengendara diharapkan mematuhi arahan petugas di lapangan serta memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan baik demi keselamatan selama perjalanan mudik maupun arus balik.
