Safari Ramadhan di Kampung Bersejarah! Al Haris Resmikan Jalan dan Bawa Deretan Bantuan ke Sekeladi

Menu Atas

Safari Ramadhan di Kampung Bersejarah! Al Haris Resmikan Jalan dan Bawa Deretan Bantuan ke Sekeladi

Portal Andalas
Sabtu, 28 Februari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - SAROLANGUN – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH, melaksanakan Safari Ramadhan 1446 H di Desa Batu Empang, tepatnya di Dusun Sekeladi, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun. Kunjungan ini menjadi momen penuh makna, tidak hanya bernuansa religius, tetapi juga sarat dengan pesan sejarah serta arah pembangunan ke depan. Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan makanan tambahan untuk balita sebanyak 20 dus, dilanjutkan dengan buka puasa bersama masyarakat setempat, dan ditutup dengan pelaksanaan Salat Tarawih berjamaah di Masjid Istiqomah Dusun Sekeladi, Jumat (27/02/2026) malam. Kehadiran Gubernur Al Haris di dusun yang dikenal memiliki jejak sejarah panjang tersebut menjadi penegasan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam mendorong Sekeladi bertransformasi. Dari kampung tua yang melahirkan banyak tokoh berpengaruh, Sekeladi diarahkan menjadi desa maju yang mampu bersaing dan sejajar dengan wilayah lainnya. Dalam sambutannya, Al Haris menyampaikan bahwa kunjungan ke Sekeladi telah lama direncanakan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap daerah pelosok. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya terfokus di kawasan perkotaan, melainkan harus menjangkau hingga wilayah terluar agar kesejahteraan dapat dirasakan secara merata. Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga meresmikan Jalan Simpang Pelawan–Batang Asai yang telah lama dinantikan warga. Ia menekankan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, tetapi langkah strategis membuka akses ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan, sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat. “Jika akses terbuka, hasil pertanian mudah dipasarkan dan kebutuhan pokok lancar masuk. Inilah fondasi kemajuan desa,” ujarnya. Menghargai sejarah sebagai penguat identitas, Al Haris turut menyinggung tokoh-tokoh penting yang lahir dari Sekeladi, seperti Makalam, Arifin Manap, Abun Jani yang berperan dalam strategi gerilya, serta H. Kamil yang pernah menjabat sebagai Bupati Merangin pertama. Ia berharap warisan sejarah tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus belajar dan membangun kampung halaman. Ia juga mengingatkan bahwa dahulu Sekeladi dikenal dengan lahan persawahan yang subur dan sumber air melimpah. Namun, di era modern ini kebutuhan masyarakat semakin kompleks, sehingga pembangunan infrastruktur dan fasilitas dasar menjadi keharusan agar desa mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dalam rangka pemerataan pembangunan, Gubernur memastikan perluasan jaringan listrik PLN terus diupayakan untuk dusun-dusun yang belum terlayani optimal. Melalui dukungan Dinas ESDM Provinsi Jambi, pemerintah turut mengalokasikan 15 unit lampu jalan tenaga surya untuk Dusun Sekeladi guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga pada malam hari. Sebagai bentuk dukungan terhadap stabilitas keamanan desa, Pemprov Jambi juga memberikan bantuan operasional bagi Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebesar Rp250 ribu per bulan yang dicairkan setiap tiga bulan sekali. Meski menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, Al Haris menegaskan komitmennya agar pembangunan tetap berjalan. Ia bersama Bupati Sarolangun, Hurmin, terus berkoordinasi agar program prioritas, terutama infrastruktur dasar dan pelayanan publik, tetap terlaksana. “Kita harus tetap bersemangat. Orang tua kita dulu hebat karena mau belajar dan berjuang. Kini saatnya kita melanjutkan. Jika kita kompak, Sekeladi pasti semakin maju,” tegasnya. Bupati Sarolangun, Hurmin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Jambi terhadap pembangunan di wilayahnya. Dari total alokasi anggaran Provinsi Jambi sekitar Rp244 miliar untuk kabupaten/kota, sebagian diarahkan untuk percepatan pembangunan di Batang Asai. Ia juga melaporkan program cetak sawah seluas 84 hektare di Dusun Empang Gedang sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Anggota DPRD Kabupaten Sarolangun Dapil IV, Tabroni, SE, turut mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat dan berharap pembangunan Jalan Simpang Pelawan–Batang Asai terus dilanjutkan serta ditingkatkan kualitasnya, mengingat akses tersebut sangat vital bagi pertumbuhan ekonomi 23 desa di Batang Asai. Di lokasi yang sama, Kepala Desa Batu Empang, Sayadi, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati beserta rombongan. Ia menyebut akses jalan menuju desa kini sudah bisa dilalui kendaraan, meskipun saat musim hujan masih terdapat kendala. Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian wilayah desa telah menikmati layanan listrik PLN, namun masih ada dusun yang belum teraliri secara maksimal. Pemerintah desa berharap pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum terus dilanjutkan agar Desa Batu Empang mampu sejajar dengan desa-desa lain. Dalam rangkaian Safari Ramadhan tersebut, Pemprov Jambi turut menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat, antara lain satu unit kursi roda, dua unit tongkat bantu, tujuh unit handsprayer untuk Kelompok Tani Suka Makmur, CSR Bank Jambi sebesar Rp20 juta, santunan untuk 15 anak yatim, bantuan Baznas bagi 70 fakir miskin, bantuan untuk lima pegawai syara dan marbot, serta paket sembako bagi warga yang membutuhkan. Melalui program ASN Peduli Stunting, juga disalurkan 20 paket bantuan bagi keluarga berisiko stunting di Desa Empang, masing-masing berisi beras 5 kilogram, satu karpet telur, kacang hijau 1 kilogram, dan biskuit. Selain itu, lima balita stunting menerima tambahan biskuit dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting. Kunjungan ini menjadi simbol kuat bahwa sejarah dan pembangunan dapat berjalan beriringan. Dari kampung bersejarah yang melahirkan banyak tokoh besar, Sekeladi kini diarahkan menjadi desa yang maju, terang, dan memiliki akses terbuka—sebagai wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jambi membangun dari pinggiran menuju kemajuan yang merata.

Baca Juga