Portalandalas.com - Di tengah masifnya pembangunan infrastruktur yang terus dikampanyekan Pemerintah Kota Sungai Penuh, kondisi jalan di depan Gedung Nasional—tepatnya di kawasan rumah dinas Wakil Wali Kota—justru menuai perhatian publik. Ruas jalan yang dilapisi batu andesit itu kini tampak rusak, tidak rata, bergelombang, bahkan sejumlah batunya dilaporkan sudah terlepas dari susunan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, jalan tersebut telah dua kali dilakukan perbaikan. Namun hingga saat ini, permukaannya masih belum juga rata dan justru dinilai semakin memburuk. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi membahayakan pengguna jalan, terlebih pada jam-jam padat ketika volume kendaraan meningkat.
“Saya hampir setiap hari lewat sini. Kondisinya makin parah, jalannya bergelombang, banyak batu andesit yang lepas. Ini sangat berisiko untuk pengendara,” ungkap salah seorang warga di lokasi.
Masyarakat pun berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata tanpa menunggu kerusakan semakin parah. Mereka menilai, perbaikan jalan di kawasan strategis seharusnya menjadi prioritas utama demi menjamin keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, warga juga menaruh harapan agar fungsi pengawasan DPRD Kota Sungai Penuh benar-benar berjalan maksimal dalam mengawal kualitas pembangunan infrastruktur. “Masalah seperti ini jangan dibiarkan berlarut-larut. Keselamatan warga harus jadi prioritas,” tambahnya.
Hasil pantauan wartasatu.info di lapangan menunjukkan sejumlah titik jalan mengalami gelombang cukup tajam serta celah antar batu yang berpotensi menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Di sisi lain, Ketua Umum LSM Petisi Sakti, Indra Wirawan, S.Pd., menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan seharusnya tidak menunggu viral atau sorotan publik terlebih dahulu.
“Pemerintah harus lebih responsif. Jalan rusak, apalagi berada di kawasan strategis, tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Kritik warga ini merupakan bentuk partisipasi publik agar pembangunan berjalan lebih baik dan tepat sasaran,” tegas Indra.
Ia juga menekankan pentingnya respons cepat serta keterbukaan pemerintah daerah dalam menanggapi keluhan masyarakat.
“Jika segera ditangani dan dikomunikasikan dengan baik, masyarakat pasti akan mengapresiasi. Ini bukan soal lokasi pejabat, tapi tentang keselamatan dan kenyamanan bersama,” tutupnya.
Sampai berita ini dipublikasikan, belum ada pernyataan resmi dari dinas terkait mengenai rencana penanganan kerusakan jalan tersebut.

