Nomor 2 Paling Sering Dilakukan! Ini Hal yang Menggerus Pahala Puasa

Menu Atas

Nomor 2 Paling Sering Dilakukan! Ini Hal yang Menggerus Pahala Puasa

Portal Andalas
Sabtu, 28 Februari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Di bulan yang penuh keberkahan ini, umat Muslim dianjurkan untuk berlomba-lomba memperbanyak amal saleh. Pasalnya, selama Ramadan setiap kebaikan yang dilakukan akan diganjar pahala berlipat ganda. Sayang sekali jika kesempatan yang hanya datang setahun sekali ini dilewatkan begitu saja, bukan? Sebagian besar orang tentu sudah memahami bahwa ada hal-hal yang dapat membatalkan puasa, seperti makan dan minum dengan sengaja. Namun, tak banyak yang menyadari bahwa ada pula sejumlah perbuatan yang tidak sampai membatalkan puasa, tetapi dapat mengurangi pahala yang seharusnya diperoleh. Berikut tujuh hal yang sebaiknya dihindari agar pahala puasa tetap maksimal. **1. Berkata dusta** Ramadan merupakan bulan suci yang menuntut setiap Muslim untuk menjaga perilaku. Berbohong, sekecil apa pun alasannya, tetaplah sebuah keburukan dan dapat mengurangi nilai ibadah puasa. Meski terlihat sepele, berkata tidak sesuai fakta tetap termasuk dusta. Karena itu, penting untuk berhati-hati dalam berbicara agar amalan tidak berkurang hanya karena ucapan yang keliru. **2. Membicarakan keburukan orang lain** Kebiasaan bergosip sering dianggap hal biasa dalam pergaulan. Padahal, membicarakan keburukan orang lain adalah perbuatan yang dilarang dan dapat menggerus pahala puasa. Daripada sibuk mengomentari kehidupan orang lain, lebih baik mengisi waktu dengan ibadah atau aktivitas bermanfaat agar Ramadan semakin berkah. **3. Mengucapkan kata-kata kasar atau kotor** Sebagai seorang Muslim, menjaga lisan adalah kewajiban, termasuk saat sedang marah. Ucapan kasar dan kotor memang tidak otomatis membatalkan puasa, tetapi bisa mengurangi pahala yang didapat. Tentu akan terasa sia-sia jika sudah menahan lapar dan haus seharian, namun pahala berkurang karena tidak mampu menjaga perkataan. **4. Bertengkar dan meluapkan amarah** Saat ada orang yang memancing emosi, cobalah untuk menahan diri dan memaafkan. Sikap pemaaf jauh lebih mulia dibandingkan terlibat pertengkaran yang hanya menguras tenaga dan emosi. Amarah yang tidak terkendali bukan hanya melelahkan, tetapi juga berpotensi mengurangi pahala puasa. Sebaliknya, kesabaran akan mendatangkan ganjaran yang lebih besar. **5. Iri dan dengki terhadap orang lain** Menjaga hati dari penyakit seperti iri dan dengki adalah bagian dari upaya menyempurnakan ibadah. Perasaan tidak senang melihat kebahagiaan orang lain bisa merusak ketenangan batin dan mengurangi nilai kebaikan yang dilakukan. Lebih baik menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang dimiliki daripada membiarkan iri hati menguasai diri. **6. Berduaan dengan yang bukan mahram** Bagi yang sedang menjalin hubungan, hal ini menjadi perhatian penting. Berduaan dengan lawan jenis yang bukan mahram dapat mengurangi pahala puasa. Jika biasanya sering menghabiskan waktu berdua, maka selama Ramadan sebaiknya lebih menjaga batasan. Bila ingin bertemu, ajak teman lain agar tidak hanya berdua saja. **7. Memandang lawan jenis dengan dorongan nafsu** Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan hawa nafsu. Menjaga pandangan termasuk bagian dari ibadah tersebut. Memandang lawan jenis dengan nafsu tidak diperbolehkan karena dapat mengurangi pahala puasa, bahkan dalam kondisi tertentu bisa berujung pada batalnya puasa. Karena itu, penting untuk selalu menjaga diri dan memperbanyak istighfar. Ramadan adalah bulan istimewa di mana setiap amal baik dilipatgandakan pahalanya. Maka dari itu, persiapkan diri sebaik mungkin dan manfaatkan momen ini untuk memperbaiki sikap, ucapan, serta hati, agar ibadah puasa yang dijalani benar-benar membawa keberkahan.

Baca Juga