Fakta Mengejutkan! Janin Bisa Merespons Saat Ibu Mengelus Perut

Menu Atas

Fakta Mengejutkan! Janin Bisa Merespons Saat Ibu Mengelus Perut

Portal Andalas
Selasa, 24 Februari 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Kehamilan merupakan momen yang sangat berharga dalam kehidupan seorang perempuan. Setiap proses perkembangan janin di dalam kandungan menghadirkan rasa takjub sekaligus rasa ingin tahu yang besar. Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan ibu hamil adalah mengusap lembut perut yang semakin membesar. Namun, banyak yang penasaran, sebenarnya apa yang dirasakan janin ketika ibu mengelus perutnya? Berikut rangkuman mengenai respons janin saat ibu mengusap perut dan berbagai hal yang perlu diketahui. Apakah Aman Mengelus Perut Saat Hamil? Mengusap perut merupakan kebiasaan yang umum dilakukan oleh ibu hamil dan pada umumnya aman. Bahkan, sentuhan lembut ini bisa memberikan rasa nyaman bagi ibu sekaligus janin. Ibu juga bisa sambil mengoleskan krim pencegah stretch mark dengan gerakan lembut di area perut. Namun, menurut Healthline, sebaiknya hindari tekanan yang terlalu kuat, terutama pada awal kehamilan. Tekanan berlebihan berisiko menimbulkan masalah seperti gangguan pada plasenta atau cedera pada janin. Jika muncul rasa sakit atau kontraksi, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis. Apa yang Dirasakan Janin Saat Perut Dielus? Janin sebenarnya sudah mulai bisa merasakan sentuhan sejak usia kehamilan sekitar tujuh minggu. Menurut Joseph Roofeh, sensitivitas terhadap sentuhan akan semakin berkembang dan terasa lebih jelas saat memasuki trimester kedua, ketika janin menjadi lebih responsif terhadap rangsangan dari luar. Biasanya, janin akan bergerak mendekati sumber sentuhan sebagai tanda bahwa ia merasakan kontak tersebut. Respons ini bisa berupa gerakan kaki, tangan, kepala, atau bahkan mulut ketika ibu mengelus perut. Manfaat Mengelus Perut Saat Hamil Mengusap perut bukan sekadar kebiasaan spontan, tetapi juga memiliki banyak manfaat bagi ibu dan janin. Aktivitas sederhana ini dapat membantu mendukung perkembangan bayi sejak dalam kandungan. 1. Melancarkan sirkulasi darah Sentuhan lembut dapat membantu memperbaiki aliran darah dan membuat otot perut lebih rileks. Hal ini juga bisa membantu meredakan nyeri akibat peregangan ligamen di sekitar panggul. 2. Mengurangi rasa tidak nyaman Mengelus perut bisa memberikan efek menenangkan, membantu mengurangi stres, serta membuat ibu merasa lebih rileks dan nyaman selama kehamilan. 3. Membantu bayi merasakan kasih sayang Sentuhan merupakan bentuk komunikasi awal antara ibu dan bayi. Janin dapat merespons sentuhan sebagai bentuk perhatian sehingga membantu membangun ikatan emosional sejak sebelum lahir. 4. Merangsang perkembangan sensorik Memasuki trimester kedua, janin mulai lebih peka terhadap rangsangan dari luar. Mengelus perut secara rutin, terutama sebelum tidur, dapat membantu menstimulasi perkembangan sensorik bayi. Penutup Mengelus perut selama kehamilan dapat menjadi cara sederhana untuk membangun kedekatan antara ibu dan bayi bahkan sebelum proses persalinan. Selain memberikan rasa nyaman, kebiasaan ini juga membawa manfaat bagi perkembangan janin jika dilakukan dengan lembut dan tidak berlebihan.

Baca Juga