Portalandalas.com - Kurma dikenal sebagai buah khas kawasan Timur Tengah yang sangat identik dengan bulan Ramadan. Saat waktu berbuka tiba, buah ini kerap menjadi pilihan utama karena rasanya yang manis alami dan teksturnya yang lembut, sehingga nikmat disantap langsung maupun diolah menjadi berbagai hidangan atau camilan.
Mengutip informasi dari Verywell Health, kurma mengandung beragam nutrisi penting bagi tubuh. Buah ini kaya akan serat, kalsium, magnesium, kalium, niasin, folat, vitamin A, beta karoten, lutein, hingga selenium. Kandungan seratnya bahkan diketahui dapat membantu memperlambat proses penyerapan gula dalam darah, sehingga relatif aman dikonsumsi oleh penderita diabetes jika dalam jumlah wajar.
Namun demikian, meskipun menyimpan banyak manfaat, konsumsi kurma secara berlebihan tetap berpotensi menimbulkan efek samping tertentu. Lalu, apa saja dampak yang bisa muncul jika terlalu banyak makan kurma?
Efek Samping Konsumsi Kurma Berlebihan
Berikut beberapa kemungkinan efek yang dapat terjadi jika kurma dikonsumsi secara berlebihan:
1. Reaksi Alergi
Sebagian orang bisa mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi kurma dalam jumlah banyak. Dilansir dari WebMD, reaksi ini umumnya dipicu oleh kandungan sulfit, yaitu bahan kimia yang sering digunakan sebagai pengawet pada makanan, termasuk kurma kering.
Gejala alergi yang muncul bisa berbeda-beda pada setiap orang, mulai dari gangguan pencernaan seperti sakit perut, diare, dan perut kembung, hingga reaksi pada kulit berupa ruam. Selain itu, ada pula yang mengalami mata gatal, berair, kemerahan, serta hidung berair setelah mengonsumsinya.
2. Berpotensi Menambah Berat Badan
Kurma tergolong buah dengan kandungan kalori cukup tinggi, sehingga sering dimanfaatkan sebagai sumber energi tambahan. Namun, asupan kalori yang berlebihan dapat berujung pada kenaikan berat badan.
Sebagai gambaran, dua butir kurma kering saja bisa mengandung sekitar 110 kalori. Jika dikonsumsi tanpa diimbangi aktivitas fisik yang memadai, kelebihan kalori tersebut akan disimpan tubuh dalam bentuk lemak dan pada akhirnya meningkatkan berat badan.
3. Risiko Hiperkalemia
Dampak lain dari konsumsi kurma berlebihan adalah hiperkalemia, yakni kondisi ketika kadar kalium dalam darah terlalu tinggi. Karena kurma kaya akan kalium, asupan berlebih bisa menyebabkan penumpukan mineral ini di dalam tubuh.
Hiperkalemia dapat memicu gangguan irama jantung serta memengaruhi fungsi otot, termasuk otot rangka. Kondisi ini juga berisiko bagi penderita penyakit ginjal kronis, seperti gagal ginjal, karena ginjal tidak mampu membuang kelebihan kalium secara optimal.
4. Memicu Gejala Asma
Menurut laporan dari MedicineNet, kandungan sulfit pada kurma kering berpotensi memicu gejala pada penderita asma. Salah satu gejalanya adalah mengi, yaitu suara napas yang terdengar seperti siulan.
Selain mengi, penderita asma juga bisa merasakan sesak napas apabila terpapar sulfit dalam jumlah cukup tinggi, sehingga perlu lebih berhati-hati saat memilih produk kurma, terutama yang sudah dikeringkan atau diawetkan.
5. Meningkatkan Kadar Gula Darah
Meski kurma memiliki indeks glikemik yang relatif rendah dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis, tetap ada kemungkinan kadar gula darah meningkat jika dikonsumsi secara berlebihan.
Hal ini terutama berlaku pada produk kurma yang ditambahkan pemanis buatan. Padahal secara alami, kurma sudah mengandung gula alami yang membuat rasanya manis. Konsumsi berlebihan, baik dari gula alami maupun tambahan, tetap bisa berdampak pada kesehatan, khususnya bagi penderita diabetes.
Batas Aman Konsumsi Kurma
Mengutip Kompas.com edisi 25 Februari 2025, ahli gizi dari Universitas Gadjah Mada, Toto Sudargo, menyarankan konsumsi satu hingga tiga buah kurma per hari untuk ukuran besar.
Sementara itu, dokter spesialis gizi Tan Shot Yen menjelaskan bahwa batas konsumsi dapat berbeda tergantung jenis kurma. Untuk kurma berukuran kecil seperti kurma Ajwa, disarankan tiga hingga empat buah per hari. Kurma Safawi sebaiknya dua sampai tiga buah, sedangkan kurma Sukari maksimal dua buah.
Adapun kurma Medjool yang berukuran besar cukup satu buah saja. Untuk kurma Khudri dan Sagai berukuran sedang, konsumsi yang dianjurkan berkisar dua hingga tiga buah per hari.
Dengan memperhatikan porsi yang tepat, kurma tetap dapat menjadi pilihan camilan sehat dan sumber energi yang bermanfaat, tanpa menimbulkan risiko bagi kesehatan.

