Merangin Siap Jadi Lumbung Pangan Jambi, Panen Jagung Tembus Ratusan Ton!

Menu Atas

Merangin Siap Jadi Lumbung Pangan Jambi, Panen Jagung Tembus Ratusan Ton!

Portal Andalas
Senin, 06 April 2026
Bagikan:

Merangin – Bupati Merangin, M. Syukur, menyatakan keyakinannya bahwa daerah yang dipimpinnya berpotensi menjadi salah satu lumbung pangan utama. Optimisme ini didasarkan pada upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan hasil produksi para petani.
Ia menegaskan bahwa Kabupaten Merangin memiliki peluang besar untuk menjadi sentra pangan di Provinsi Jambi. Selain komoditas jagung, sektor padi juga menjadi andalan dengan luas lahan mencapai 11.692 hektare.

Diketahui, lahan milik Pemkab Merangin seluas 27 hektare telah dialihfungsikan menjadi kebun jagung dengan potensi hasil sekitar 5 hingga 6 ton jagung pipil per hektare. Dari panen tersebut, total produksi diperkirakan mencapai 135 sampai 162 ton.

Tidak hanya dari sisi produksi, nilai ekonomi panen ini juga cukup menjanjikan. Dengan harga pembelian oleh Bulog sebesar Rp6.300 per kilogram, kawasan BBU Margo Tabir diproyeksikan mampu menghasilkan nilai produksi antara Rp850 juta hingga Rp1 miliar.

Menurut Syukur, keberhasilan di wilayah Margo Tabir merupakan bagian dari upaya besar dalam memperkuat ketahanan pangan di Merangin. Saat ini, pemerintah daerah mengelola sekitar 40 hektare lahan jagung yang tersebar di beberapa wilayah, yakni BBU Margo Tabir seluas 27 hektare, BBU Dusun Tuo 8 hektare, BBU Jangkat 4 hektare, dan BBU Sungai Manau 1 hektare.

Dengan dukungan lahan yang luas serta kondisi alam yang mendukung, produksi pertanian diyakini akan terus meningkat setiap tahun. Ia menilai potensi sektor pertanian Merangin sangat besar dan perlu dimaksimalkan untuk mewujudkan daerah sebagai lumbung pangan.
Lebih lanjut, Syukur juga menginstruksikan jajarannya agar sektor pertanian menjadi prioritas dalam penganggaran daerah. Ia meminta Kepala BPKAD untuk menambah alokasi dana pada perubahan anggaran guna mendukung kebutuhan pertanian.

Selain pengembangan jagung, BBU Margo Tabir juga mulai mengembangkan komoditas lain seperti padi sawah seluas 1,8 hektare serta tanaman hortikultura seperti cabai dan kacang tanah sebagai upaya diversifikasi pangan.

Di samping itu, kerja sama dengan pemerintah provinsi dan pusat terus diperkuat agar sektor pertanian dapat berjalan lebih optimal. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

Dengan potensi panen yang besar, Merangin dinilai memiliki peluang kuat menjadi salah satu daerah penyangga kebutuhan pangan di Jambi, bahkan berkontribusi lebih luas di tingkat regional.

Baca Juga