Kasus Nenek Tersesat Gegerkan Publik, Polsek Pasar Minggu Akhirnya Buka Suara

Menu Atas

Kasus Nenek Tersesat Gegerkan Publik, Polsek Pasar Minggu Akhirnya Buka Suara

Portal Andalas
Rabu, 15 April 2026
Bagikan:

Percakapan di tengah ramai membahas laporan seorang nenek bernama Warism yang diduga kebingungan mencari jalan pulang di kawasan .

Melalui unggahan akun Threads @tiaraaswn pada Rabu, 15 April 2026, disebutkan bahwa nenek tersebut sempat mendatangi untuk melaporkan dirinya yang tersesat.
“Dear thread, semoga bisa dipertemukan kembali dengan keluarga ibu Warism,” tulis akun tersebut.

Dalam unggahan lanjutan, disebutkan bahwa nenek tersebut berada di Polsek Pasar Minggu setelah diantar oleh seorang teman dari pemilik akun.

Setelah kasus ini ramai diperbincangkan, muncul dugaan bahwa pihak Polsek Pasar Minggu tidak menindaklanjuti laporan tersebut hingga akhirnya membiarkan Warism pergi dari kantor polisi.

Menanggapi hal tersebut, kepolisian memberikan klarifikasi bahwa Warism telah ditemukan dan kini sudah kembali bersama keluarganya.

Kapolsek: Sudah Bertemu Keluarga
Kapolsek Pasar Minggu, , menyampaikan bahwa kondisi Warism saat ini dalam keadaan sehat.
Ia menegaskan bahwa nenek tersebut telah berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya.

Polisi juga telah menghubungi pemilik akun yang pertama kali mengunggah informasi untuk meluruskan kabar yang beredar.
Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian turut menyampaikan permohonan maaf atas keresahan yang sempat muncul di masyarakat.

Hal ini juga memicu perhatian publik terkait prosedur penanganan warga yang membutuhkan bantuan dari kepolisian. Pihak Polsek berjanji akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Bidang Profesi dan Pengamanan () turut melakukan pemeriksaan terhadap anggota yang bertugas di Polsek Pasar Minggu.

Propam Lakukan Pemeriksaan
Kepala Bidang Propam Polda Metro Jaya, , memastikan bahwa kasus ini sedang ditangani.

Ia menjelaskan bahwa anggota yang menerima laporan terkait Warism kini tengah diperiksa untuk memastikan prosedur telah dijalankan dengan benar.

Hingga saat ini, proses penelusuran masih berlangsung menyusul ramainya perhatian publik terhadap kasus tersebut di media sosial.

Baca Juga