Ternyata Ini Alasan Kucing Suka Masuk Kotak, Bukan Sekadar Lucu!

Menu Atas

Ternyata Ini Alasan Kucing Suka Masuk Kotak, Bukan Sekadar Lucu!

Portal Andalas
Sabtu, 21 Maret 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Kotak kardus sering menjadi tempat favorit kucing saat mereka merasa lingkungan di sekitarnya kurang aman. Bagi kucing, ruang sempit seperti ini memberikan rasa perlindungan dari ancaman luar. Para ahli perilaku kucing menjelaskan bahwa kebiasaan ini tidak hanya sekadar preferensi, tetapi juga didukung oleh faktor biologis. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kadar hormon stres seperti kortisol dapat menurun secara signifikan ketika kucing memiliki akses ke kotak. Hal ini membuktikan bahwa kotak berperan penting dalam membantu kucing mengelola stres dan rasa cemas. Kotak dan Naluri Bertahan Hidup Kucing
Mikel Delgado, seorang konsultan perilaku kucing dari Ease Pet Vet sekaligus peneliti di Purdue University, menjelaskan bahwa kotak juga berkaitan erat dengan naluri berburu kucing. Di alam liar, kucing berada di posisi tengah dalam rantai makanan—sebagai predator sekaligus mangsa. Saat berburu, mereka biasanya mencari tempat persembunyian seperti semak atau sudut tersembunyi untuk mengintai mangsa sekaligus menghindari ancaman dari predator lain. Kotak kardus memberikan fungsi serupa. Dengan dinding yang menutup sebagian tubuh dan bagian atas yang terbuka, kucing bisa merasa aman sekaligus siap “menyergap”. Bagi kucing rumahan, kotak menjadi pengganti alami dari tempat persembunyian di alam bebas. Rasa Aman Sejak Lahir
Selain naluri berburu, ketertarikan pada ruang tertutup juga berkaitan dengan pengalaman awal kehidupan kucing. Danielle Gunn-Moore, profesor kedokteran kucing dari University of Edinburgh, menjelaskan bahwa induk kucing biasanya mencari tempat yang tenang dan tertutup untuk melahirkan. Sejak lahir, anak kucing sudah terbiasa berada di ruang sempit yang aman dan hangat. Pengalaman ini membentuk rasa nyaman terhadap tempat tertutup seperti kotak. Penelitian juga menunjukkan bahwa kucing yang baru diselamatkan dari lingkungan luar cenderung mengalami penurunan stres ketika diberikan kotak kardus. Selain itu, kotak baru juga bisa menjadi stimulasi menarik bagi kucing rumahan, memicu rasa penasaran mereka. Ketika Kotak Jadi Tempat Berlindung Namun, kebiasaan bersembunyi di dalam kotak tidak selalu berarti hal positif. Menurut Delgado, kondisi ini sangat bergantung pada situasi. Jika kucing terlihat meringkuk di dalam kotak dengan mata waspada atau ketakutan, kemungkinan besar mereka sedang mencari perlindungan dari sesuatu yang membuatnya stres. Kucing yang dipelihara di dalam rumah memang memiliki ruang gerak yang terbatas dibandingkan kucing liar. Jika merasa terancam, mereka tidak punya banyak pilihan selain mencari tempat aman seperti kotak. Perilaku ini juga dipengaruhi oleh pengalaman masa kecil, terutama pada usia dua hingga sembilan minggu, yang merupakan periode penting dalam perkembangan mereka. Tanda Stres yang Perlu Diwaspadai
Meski kotak bisa menjadi tempat nyaman, bersembunyi terlalu sering justru bisa menjadi tanda adanya masalah. Gunn-Moore mengingatkan bahwa kucing yang terus-menerus bersembunyi perlu mendapat perhatian khusus. Jika perilaku ini berlangsung berlebihan, sebaiknya pemilik membawa kucing ke dokter hewan atau berkonsultasi dengan ahli perilaku hewan. Dengan penanganan yang tepat, kucing dapat merasa lebih aman dan kembali berperilaku normal di lingkungannya.

Baca Juga