Muaro Jambi – melalui menyiapkan langkah strategis di sektor infrastruktur pendukung pada tahun anggaran 2026. Pemerintah daerah merencanakan pembangunan tiga unit gedung workshop berukuran besar secara bersamaan di sejumlah titik strategis dengan total nilai proyek mencapai sekitar Rp6 miliar.
Berdasarkan data yang dihimpun, proyek tersebut akan dilaksanakan melalui mekanisme tender guna memastikan kualitas konstruksi bangunan yang optimal.
Tiga gedung workshop tersebut akan dibangun di wilayah yang menjadi pusat aktivitas pembangunan di Muaro Jambi. Rinciannya sebagai berikut:
- Pembangunan Gedung Workshop Berbakti Sungai Bahar dengan anggaran dari APBD sebesar Rp2.300.000.000.
- Pembangunan Gedung Workshop Kumpeh dengan alokasi dana Rp1.850.000.000.
- Pembangunan Gedung Workshop Berbakti Sungai Gelam dengan nilai anggaran Rp1.850.000.000.
Untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana dan tidak mengalami kendala di tengah jalan, Dinas PUPR juga menyiapkan anggaran khusus untuk kegiatan perencanaan dan pengawasan teknis.
Di wilayah Sungai Gelam misalnya, selain biaya pembangunan fisik, pemerintah menyiapkan dana perencanaan sebesar Rp75.000.000 serta anggaran pengawasan Rp75.000.000. Sementara di Sungai Bahar, biaya perencanaan mencapai Rp100.000.000 dengan anggaran pengawasan teknis sebesar Rp100.000.000.
Dalam dokumen perencanaan disebutkan bahwa gedung-gedung tersebut akan difungsikan sebagai pusat pemeliharaan alat berat sekaligus menjadi fasilitas teknis penunjang pekerjaan umum di tingkat kecamatan.
Karena menggunakan skema tender, proyek ini diperkirakan akan menarik minat sejumlah kontraktor besar di Provinsi Jambi. Seluruh pendanaan pembangunan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Muaro Jambi tahun 2026.
Masyarakat pun berharap pembangunan fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar, terutama melalui penyerapan tenaga kerja selama proses pembangunan berlangsung.
