Serius Bangun Pertanian! Monadi Turun Tangan Cek Lahan dan Irigasi

Menu Atas

Serius Bangun Pertanian! Monadi Turun Tangan Cek Lahan dan Irigasi

Portal Andalas
Sabtu, 21 Maret 2026
Bagikan:

KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan melalui berbagai langkah konkret. Salah satunya dengan melakukan peninjauan langsung jaringan irigasi oleh Bupati Kerinci Monadi bersama Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI di wilayah Tanjung Pauh Hilir, Tanjung Pauh Mudik, Hiang, hingga Pentagen, Kamis (19/03/2026).

Kegiatan ini menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan ketersediaan air bagi sektor pertanian. Selain itu, peninjauan tersebut juga merupakan bagian dari evaluasi program Optimalisasi Lahan (Oplah) tahun 2025.

Meninjau Kondisi Irigasi dan Lahan Pertanian

Dalam kegiatan tersebut, rombongan turut melibatkan jajaran Dinas PUPR Kabupaten Kerinci serta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura. Mereka melakukan pengecekan terhadap kondisi lahan, sistem irigasi, serta kesiapan para petani dalam mengelola sektor pertanian.

Tim juga menelusuri jalur aliran irigasi, memeriksa kualitas tanah, sekaligus memetakan potensi pengembangan lahan pertanian. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal guna meningkatkan produksi pangan di daerah.

Sinergi Lintas Sektor Percepat Program Oplah

Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian menegaskan bahwa keberhasilan program Oplah 2025 sangat bergantung pada kerja sama berbagai pihak. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga unsur TNI menjadi faktor penting agar program tersebut berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan TNI sangat menentukan keberhasilan program ini agar dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Monadi: Pertanian Jadi Tumpuan Masa Depan

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat Kerinci. Menurutnya, pertanian tidak hanya soal produksi hasil panen, tetapi juga berkaitan dengan keberlanjutan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.

“Pertanian merupakan denyut kehidupan masyarakat Kerinci. Air yang mengaliri sawah bukan hanya sumber penghidupan, tetapi juga harapan bagi masa depan. Karena itu, setiap persoalan yang dihadapi petani harus kita dengarkan, pahami, dan selesaikan bersama dengan penuh komitmen,” kata Monadi.

Baca Juga