Penentuan awal bulan Syawal dilakukan dengan memadukan dua metode, yakni hisab (perhitungan astronomi) dan rukyatul hilal (pengamatan langsung bulan).
Mengacu pada kalender nasional, pemerintah memperkirakan Idulfitri 1447 H akan jatuh pada 21 Maret 2026. Meski begitu, kepastian tanggalnya masih menunggu hasil resmi dari sidang isbat.
Pendapat serupa juga disampaikan oleh peneliti dari . Berdasarkan kajian astronomi, posisi hilal pada 19 Maret 2026 belum memenuhi kriteria MABIMS, yaitu tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.
Dengan kondisi tersebut, awal Syawal diperkirakan berlangsung pada 21 Maret 2026. Namun, ada kemungkinan perbedaan penetapan jika menggunakan metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), yang berpotensi menetapkan 1 Syawal pada 20 Maret 2026.
Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi hasil sidang isbat agar pelaksanaan Idulfitri dapat dilakukan secara serentak.
