Jangan Salah! Begini Cara Pakai Baju Baru untuk Salat yang Benar

Menu Atas

Jangan Salah! Begini Cara Pakai Baju Baru untuk Salat yang Benar

Portal Andalas
Jumat, 13 Maret 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Baju merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagi seorang muslim untuk menutup aurat. Baju tidak harus mahal atau mewah, yang terpenting adalah mampu menutupi tubuh dengan baik dan tetap rapi saat beraktivitas. Dalam praktik sehari-hari, banyak orang membeli baju baru untuk berbagai keperluan, seperti Lebaran, acara keluarga, atau untuk beribadah. Namun, tak jarang muncul pertanyaan di kalangan umat Islam mengenai hukum memakai baju baru saat salat. 1. Apakah baju baru sah untuk salat? Sebagian orang merasa ragu apakah baju baru bisa langsung dipakai untuk salat atau harus dicuci terlebih dahulu. Pada dasarnya, mengenakan baju baru untuk salat diperbolehkan dan sah selama baju tersebut memenuhi syarat-syarat pakaian yang layak untuk ibadah. Dalam Islam, pakaian yang digunakan untuk salat sah selama bebas dari najis. Artinya, baju baru yang dibeli dari toko dan langsung dipakai untuk salat tetap sah. Imam Jalaluddin As-Suyuthi dalam kitab Al-Asybah Wa Al-Nadlair menjelaskan bahwa semua hal pada dasarnya diperbolehkan selama tidak ada dalil yang mengharamkannya. Kaidah fikih ini menegaskan bahwa sesuatu dihukumi mubah atau halal selama tidak ada dalil yang melarangnya: “Asal sesuatu itu hukumnya mubah, sampai ada dalil yang mengharamkannya.” Dengan kaidah ini, baju baru boleh dipakai untuk salat selama tidak diketahui adanya najis. Sebaliknya, jika baju baru terdapat najis, maka harus dibersihkan dulu sebelum digunakan. 2. Syarat pakaian yang sah untuk salat Ada beberapa hal dasar agar baju sah dipakai untuk salat: Menutup aurat: Pakaian harus menutupi aurat dengan baik. Baju baru pun harus memenuhi syarat ini, jika tidak, sebaiknya diganti atau diperbaiki. Bebas dari najis: Baju yang digunakan harus suci dari najis, seperti kotoran, air kencing, atau benda lain yang dianggap najis menurut syariat. Jika terkena najis, pakaian harus dibersihkan terlebih dahulu. Tidak terlalu tipis: Baju sebaiknya tidak transparan atau terlalu tipis agar aurat tetap tertutup. Banyak model pakaian modern yang terlihat menarik namun bahannya tipis, sehingga perlu diperhatikan. 3. Perlukah mencuci baju baru terlebih dahulu? Meski baju baru boleh langsung dipakai untuk salat selama bebas najis, beberapa orang tetap memilih mencucinya terlebih dahulu demi alasan kebersihan. Baju baru biasanya melewati proses produksi, pengemasan, dan distribusi sebelum sampai ke pembeli. Mencuci terlebih dahulu membuat baju terasa lebih bersih dan nyaman saat dipakai. Namun, secara hukum salat, mencuci baju baru bukanlah syarat sah. Selama tidak ada najis yang menempel, baju baru tetap sah dipakai untuk beribadah. Dengan demikian, baju baru boleh digunakan langsung untuk salat selama bebas dari najis. Wallahu a’lam.

Baca Juga