DPRD Diam? Parkir Amburadul di Sungai Penuh Tuai Sorotan Publik

Menu Atas

DPRD Diam? Parkir Amburadul di Sungai Penuh Tuai Sorotan Publik

Portal Andalas
Kamis, 19 Maret 2026
Bagikan:

Portalandalas.com - Kondisi parkir di sejumlah ruas jalan di Kota Sungai Penuh semakin tidak tertata dan menuai keluhan dari para pengguna jalan. Parkir yang dilakukan secara sembarangan bahkan dinilai menghambat kelancaran lalu lintas, terutama di area pusat keramaian. Berdasarkan pantauan di lapangan, kendaraan roda empat sering kali diparkir melintang hingga memakan sebagian badan jalan. Akibatnya, kemacetan tak terhindarkan, terutama di titik-titik rawan seperti di depan Toko Emas Syafiah Munir. “Saya harus menunggu cukup lama. Antrean kendaraan sampai melewati lampu merah karena juru parkir mengarahkan mobil parkir melintang. Jalan jadi sempit dan kendaraan lain sulit melintas,” ungkap salah satu pengendara. Kondisi ini tidak hanya memperlambat arus lalu lintas, tetapi juga berisiko membahayakan pengguna jalan lainnya. Kurangnya penataan dan lemahnya pengawasan di lapangan turut memperburuk situasi. Di tengah banyaknya keluhan masyarakat, fungsi pengawasan DPRD Kota Sungai Penuh pun mulai dipertanyakan. Hingga kini, belum terlihat langkah nyata seperti inspeksi mendadak atau pemanggilan Dinas Perhubungan untuk meminta klarifikasi terkait pengelolaan parkir yang dinilai semrawut. Ketua Komisi III DPRD Kota Sungai Penuh, Tole, yang membidangi sektor perhubungan, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh wartasatu.info belum memberikan respons, meski pesan telah terkirim dan terbaca sejak sehari sebelumnya. Sikap tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai sejauh mana peran pengawasan legislatif dalam mengawal pelayanan publik, khususnya terkait penataan parkir yang berdampak langsung pada masyarakat. Sementara itu, Dinas Perhubungan sebagai pihak teknis diharapkan segera mengambil langkah tegas dan terukur, mulai dari penertiban juru parkir hingga penataan ulang titik parkir agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Masyarakat pun berharap adanya kerja sama yang solid antara pihak legislatif dan eksekutif untuk menyelesaikan persoalan ini secara serius, sehingga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di Kota Sungai Penuh dapat kembali terjamin.

Baca Juga