Portalandalas.com - Anak merupakan anugerah dari Allah SWT. Kehadiran seorang anak sepenuhnya terjadi atas kehendak-Nya. Karena itu, ada sejumlah amalan yang dipercaya dapat menjadi ikhtiar bagi pasangan yang ingin memperoleh keturunan.
Seberapa keras pun usaha manusia, pada akhirnya keturunan tetap merupakan pemberian dari Allah SWT. Oleh sebab itu, selain menjalani berbagai usaha seperti menjaga pola hidup sehat dan menempuh berbagai cara medis, pasangan juga dianjurkan memperbanyak amalan dan doa agar dimudahkan dalam memperoleh anak.
Dalam Al-Qur’an bahkan terdapat doa yang dipanjatkan oleh Nabi Zakaria AS ketika memohon keturunan, meskipun saat itu beliau telah berusia lanjut dan istrinya diketahui mandul.
Lalu, apa saja amalan yang bisa dilakukan? Berikut rangkuman amalan yang dapat dicoba.
1. Memijat ujung tulang ekor sambil bershalawat
Salah satu tips datang dari KH Budi Harjono yang dikenal memiliki sembilan orang anak. Ia membagikan cara sederhana yang bisa dilakukan siapa saja.
Menurutnya, ujung tulang belakang atau tulang ekor dapat ditekan sambil membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Ia menekankan bahwa shalawat tersebut sebaiknya dilakukan dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan hati, bukan sekadar berharap mendapatkan anak, tetapi benar-benar sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi.
KH Budi juga menyebutkan bahwa amalan tersebut telah banyak dicoba oleh orang lain. Minimal shalawat dibaca tiga kali, meskipun jika dilakukan lebih banyak tentu akan lebih baik.
2. Memperbanyak istigfar
Ulama Buya Yahya juga menyarankan agar pasangan yang menginginkan keturunan memperbanyak membaca istigfar.
Menurutnya, Allah SWT Maha Pengampun dan sangat menyukai hamba yang memohon ampun. Dengan memperbanyak istigfar, Allah dapat menurunkan berbagai karunia, termasuk rezeki, hujan, harta, hingga keturunan.
Saat membaca istigfar, tidak hanya memohon ampunan, tetapi juga disertai doa agar diberikan keturunan.
Buya Yahya menyarankan waktu yang baik untuk membaca istigfar adalah setelah salat, dengan jumlah sekitar 70 kali atau lebih.
3. Istigfar di akhir salat malam
Ustaz Adi Hidayat juga menjelaskan amalan yang dapat dilakukan bagi pasangan yang mendambakan anak. Salah satunya adalah memperbanyak istigfar karena hal tersebut dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ketika kedekatan dengan Allah terbangun, maka Allah akan lebih dahulu mengampuni dosa hamba-Nya. Dengan demikian, doa yang dipanjatkan juga lebih mudah dikabulkan.
Waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak istigfar adalah di penghujung malam, terutama menjelang waktu Subuh. Setelah melaksanakan salat tahajud, seseorang dapat duduk dengan khusyuk sekitar 10 menit sebelum Subuh untuk memperbanyak istigfar dengan hati yang sungguh-sungguh.
4. Bersegera melakukan kebaikan
Selain doa dan istigfar, ada pula amalan lain yang dapat mendukung usaha mendapatkan keturunan, yaitu bersegera dalam melakukan berbagai kebaikan.
Contohnya seperti bersedekah, menunaikan salat tepat waktu, melaksanakan salat tahajud, serta menjaga konsistensi dalam menjalankan ibadah.
Di samping itu, seseorang juga dianjurkan untuk terus berdoa dengan penuh harap serta menghadirkan kekhusyukan, sehingga terasa lebih dekat dengan Allah SWT.
5. Beribadah di tempat khusus
Ustaz Adi Hidayat juga mengisahkan bagaimana Nabi Zakaria AS memperoleh anugerah anak, yaitu Nabi Yahya AS, meskipun usia beliau sudah tua dan istrinya dinyatakan mandul.
Nabi Zakaria memanjatkan doa dengan penuh harap ketika berada di mihrab, yaitu tempat khusus untuk beribadah. Doa tersebut tercantum dalam Surah Maryam ayat 2 hingga 9 yang berisi permohonan dengan penuh kelembutan.
Mihrab sendiri merupakan tempat khusus untuk beribadah yang dianggap dapat membantu menghadirkan kekhusyukan. Karena itu, tidak ada salahnya jika di rumah disediakan sudut khusus untuk salat dan beribadah, meskipun hanya berupa satu ruang kecil yang dikhususkan untuk berdoa.
Itulah beberapa amalan yang dapat dilakukan oleh pasangan yang sedang berikhtiar mendapatkan keturunan. Amalan tersebut sebenarnya cukup sederhana, namun membutuhkan kesungguhan dan konsistensi dalam menjalankannya.
Semoga Allah SWT memudahkan setiap ikhtiar yang dilakukan.

